Wisatawan Mancanegara Terpukau Ritual Seblang Bakungan 2025 di Banyuwangi Wisatawan Mancanegara di Seblang Bakungan
nasional Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Banyuwangi

Wisatawan Mancanegara Terpukau Ritual Seblang Bakungan 2025 di Banyuwangi

243x Dilihat

 

Ritual budaya Seblang Bakungan kembali memukau perhatian wisatawan, termasuk 15 turis mancanegara yang turut menyaksikan keunikan tradisi ini. Seblang Bakungan merupakan sebuah tarian magis yang dibawakan oleh seorang wanita paruh baya dalam kondisi trans atau kehilangan kesadaran. Tarian yang penuh energi ini diiringi oleh gending tradisional khas Banyuwangi, menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung.

Pada tahun ini, peran Seblang Bakungan dipercayakan kepada Mbah Isni (53 tahun), yang untuk kedua kalinya dipilih berdasarkan petunjuk leluhur. Rangkaian acara dimulai sejak 10 Juni dengan berbagai kegiatan seni dan budaya, dan mencapai puncaknya pada malam ritual Seblang.

Ketua Adat Seblang Bakungan, Heri Purwoko, menegaskan pentingnya melestarikan tradisi ini.

"Kami menjaga adat dan tradisi ini supaya terus lestari. Tujuan kita menggelar tradisi bersih desa ini tentu salah satunya sebagai ucapan rasa syukur kami," jelas Heri, yang akrab disapa Pur. Kamis malam, (12/6/2025).

Pesona tradisi ini juga dirasakan oleh Emilia, wisatawan asal Prancis, yang mengungkapkan kekagumannya.

"Ini warisan budaya yang sangat bagus dan terus diturunkan ke generasi-generasinya. Orang-orang lokal sangat ramah sekali. Saya sangat kagum dengan mereka semua," ujar Emilia dengan antusias.

Ritual Seblang Bakungan dimulai dengan pembacaan mantra dan doa, di mana penari Seblang dirasuki roh leluhur sebelum menari mengikuti irama puluhan gending khas Banyuwangi. Tarian berlangsung semalam penuh, menciptakan suasana magis yang tak terlupakan.

Selain tarian, tradisi ini diawali dengan pawai oncor atau "ider bumi," di mana warga berkeliling desa dengan obor. Acara ini dilanjutkan dengan makan tumpeng bersama di sepanjang jalan menuju Bakungan, menciptakan momen kebersamaan yang hangat di bawah temaram obor.

Seblang Bakungan tak hanya menjadi hiburan, tetapi juga lambang penghormatan terhadap leluhur dan pelestarian budaya Using. Ritual ini terus menarik minat wisatawan, sekaligus memperkuat identitas budaya Banyuwangi di kancah internasional.