Wisata Hemat ke Banyuwangi Naik Kereta Sri Tanjung, Cuma Modal Tipis!
Banyuwangi selalu punya daya tarik magis buat para traveler. Mulai dari kemegahan kawah terasam di dunia yang pemandangannya tiada dua, hingga deretan pantai dengan sunset memukau, semuanya ada di sini. Buat kamu yang ingin eksplor ujung timur Pulau Jawa dengan bujet irit, naik Kereta Api (KA) Sri Tanjung adalah "koentji" perjalanan hematmu.
Berikut panduan lengkap perjalanan hemat ke Banyuwangi ala IDN Times yang wajib kamu simak!
1. Perjalanan Syahdu dengan KA Sri Tanjung

KA Sri Tanjung menjadi andalan utama para pelancong. Dengan harga tiket yang sangat terjangkau, kereta ekonomi ini akan membawamu membelah jalur selatan Jawa. Sepanjang jalan, kamu gak bakal bosan karena akan disuguhi hamparan sawah hijau, perbukitan, hingga suasana pedesaan yang menenangkan.
Kereta ini berangkat dari Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta, pukul 07.00 WIB dan akan tiba di Stasiun Banyuwangi Kota pada pukul 19.34 WIB. Meski menempuh perjalanan sekitar 12 jam 34 menit, rasa lelahmu akan terbayar lunas oleh pesona cakrawala Jawa yang berganti dari fajar hingga senja di balik jendela.
2. Sewa Kendaraan Agar Eksplorasi Lebih Bebas

Begitu sampai di stasiun malam hari, hal pertama yang harus kamu siapkan adalah transportasi. Menyewa motor adalah pilihan paling hemat dengan harga Rp70.000–Rp100.000 per hari. Namun, jika kamu datang dalam rombongan, sewa mobil mulai dari Rp300.000-an bisa jadi pilihan cerdas agar perjalanan lebih nyaman dan efisien menuju destinasi wisata.
3. Akomodasi yang Ramah di Kantong

Jangan takut kantong jebol untuk urusan menginap. Di Banyuwangi, banyak banget homestay atau hostel kece untuk para pelancong. Harganya sangat bersahabat, berkisar antara Rp80.000 hingga Rp200.000 saja per malamnya. Pas banget buat kamu yang cuma butuh tempat naruh barang dan istirahat sebelum mendaki!
4. Menjemput Matahari di Kawah Ijen

Dijuluki sebagai The Sunrise of Java, Banyuwangi adalah tempat terbaik untuk menyaksikan matahari terbit pertama di Pulau Jawa. Destinasi wajibnya tentu saja Kawah Ijen yang berjarak sekitar 33 km atau 1 jam 15 menit berkendara dari pusat kota. Mendaki Ijen akan memberikanmu pengalaman magis saat menyaksikan kemegahan kawah air asam terbesar sekaligus terasam di dunia dengan tingkat keasaman mendekati nol. Cahaya matahari yang perlahan muncul dari balik pegunungan akan menyinari hamparan kawah hijau toska yang ikonik, menciptakan pemandangan sunrise yang sangat memukau dan dijamin bikin kamu terpana.
5. Snorkeling di Bangsring Underwater

Kalau kamu lebih suka eksplorasi dunia bawah laut, melipirlah ke sisi utara Banyuwangi, tepatnya ke Bangsring Underwater. Lokasinya cukup terjangkau, hanya sekitar 26 km atau 45 menit berkendara dari pusat kota. Di sini, kamu bisa seru-seruan snorkeling bareng ikan-ikan lucu yang menghuni terumbu karang yang terjaga dengan baik. Buat kamu yang ingin menguji adrenalin, jangan lewatkan kesempatan unik untuk berenang bersama hiu di dalam keramba penangkaran. Seru banget dan pastinya bakal jadi momen yang memorable untuk dibagikan ke media sosial!
6. Berburu Sunset di Pantai Pulau Merah

Gak cuma gunung, Banyuwangi punya Pantai Pulau Merah yang ikonik dengan bukit kecil unik di tengah lautnya. Meskipun jaraknya agak jauh dari kota, yaitu sekitar 72 km atau 2 jam perjalanan, rasa lelahmu di jalan akan terbayar lunas setibanya di sini. Pantai ini merupakan spot favorit bagi para peselancar karena ombaknya yang menantang namun tetap aman. Buat kamu yang sekadar ingin bersantai, Pulau Merah adalah tempat terbaik untuk berburu foto sunset estetik dengan latar belakang langit jingga yang memantul di hamparan pasir halusnya.
7. Kuliner Wajib: Sego Tempong dan Rujak Soto

Puas berkeliling dari gunung hingga pantai pasti bikin perutmu mulai keroncongan, kan? Gak perlu khawatir, karena petualanganmu di Bumi Blambangan belum lengkap kalau belum mencicipi kekayaan kulinernya yang juara. Banyuwangi gak cuma soal pemandangan, tapi juga surga buat kamu yang hobi makan enak dengan harga yang tetap aman di kantong.
Belum sah ke Banyuwangi kalau belum "ditampar" pedasnya Sego Tempong Mbok Wah. Selain itu, cobain juga Rujak Soto di Warung Bu Nur yang memadukan rujak sayur dan soto daging. Harganya? Tenang, rata-rata cuma Rp15.000 sampai Rp30.000 per porsi.
Perjalanan dengan KA Sri Tanjung ke Banyuwangi memang memberikan kesan tersendiri. Selain hemat, kamu bisa mendapatkan pengalaman lengkap mulai dari naik kereta, mendaki gunung, main ke pantai, sampai wisata kuliner yang nagih.
Gimana, sudah siap ajak teman-temanmu buat backpacking ke Banyuwangi tahun ini? Tulis rencana perjalananmu di kolom komentar, ya!

