Sukses Go Internasional, Produk Fashion Asal Banyuwangi Tembus Pasar Mancanegara
Siapa sangka, produk ekonomi kreatif di sektor fashion asal Desa Bedewang, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur, kini telah berhasil menembus pasar internasional.
Tak hanya itu, produk dengan tagline "your painting outfit" ini juga diminati oleh sejumlah artis ternama Indonesia, seperti penyanyi Mahalini, Boyen, hingga menjadi bagian dari wardrobe di beberapa stasiun televisi Indonesia, termasuk X Factor Indonesia (RCTI) dan Indonesia's Next Top Model (NetTV).
Di balik kesuksesan ini, ada sosok Anjani M. Azizah (26 tahun), seorang perempuan muda visioner berlatar belakang pendidikan Sarjana Hukum dengan basic keluarga pesantren, ia berhasil memanfaatkan platform digital seperti marketplace untuk memasarkan produknya. Dalam sekali produksi, Anjani mampu menghasilkan 50-100 potong pakaian.
"Kadang saking banyaknya pesanan saya juga menerapkan sistem pre-order. Karena kita juga melayani manual export pesanan yang dari media sosial seperti tiktok dan instagram," ungkap Anjani, Rabu (5/2/2025).
Konsep awal bisnis fashion ini muncul ketika Anjani terlibat dalam pementasan teater dan harus membuat kostum sendiri.
"Saat itu saya mengikuti pementasan teater dan harus membuat kostum sendiri. Dari sinilah muncul ide awal produksi street fashion saat itu pasca pandemi kisaran 2021," jelasnya.
Omset yang diraih Anjani pun terbilang sangat fantastis. "Saat lebaran, saya sempat mendapatkan omset 50 juta," ujarnya.
Saat ini, Anjani memberdayakan sekitar 10 perempuan dari desanya. Ia ingin membuktikan bahwa perempuan juga bisa mandiri dan berkarya.
"Saya ingin merubah mindset orang-orang di desa saya untuk bisa menjadi mandiri dan bisa berkarya melalui produk fashion. Karena saat ini banyak perempuan yang nikah muda sehingga sangat terbatas ruang geraknya," kata Anjani.
Saat ini, Anjani bekerja sama dengan beberapa offline store di Jakarta, Bandung, Jogja dan Malang. Ia mengaku ingin terus mengembangkan bisnisnya dengan merambah produk tas, sepatu, dan produk fashion lainnya.
"Saya kongsi dengan offline store di beberapa kota besar. Untuk di Banyuwangi saya hanya melayani online saja," pungkasnya.
Anjani membuktikan bahwa dengan kreativitas, inovasi, dan pemanfaatan teknologi, perempuan muda dari daerah pun bisa meraih kesuksesan di panggung bisnis fashion yang kompetitif di kancah internasional.

