Start di Pesanggaran, Etape Perdana TdBI 2025  Lintasi Surga Banyuwangi Selatan Tour de Ijen Banyuwangi
nasional Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Banyuwangi

Start di Pesanggaran, Etape Perdana TdBI 2025 Lintasi Surga Banyuwangi Selatan

212x Dilihat

Gelaran akbar Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) 2025 resmi dimulai pada Senin siang (28/07/2025) dengan etape perdana yang memukau, membawa para pembalap menembus jantung panorama selatan Banyuwangi. Sebanyak 99 pembalap dari 24 negara memulai adu cepat dari Pasar Pesanggaran dan memacu sepeda mereka menuju garis finis di Kantor Bupati Banyuwangi. Etape pembuka sepanjang 125,5 kilometer ini tidak hanya menguji ketahanan fisik, tetapi juga memperlihatkan bentang alam Banyuwangi Selatan yang mempesona. 

Kecamatan Pesanggaran yang tengah menjadi primadona wisata Banyuwangi menjadi titik awal sempurna bagi para pembalap. Mata para pembalap dan penonton dimanjakan dengan pemandangan ikonik tebing-tebing yang merupakan peninggalan historis dari Gunung Ijen Purba. Selain bentang alamnya, wilayah ini juga menyimpan keindahan alam mulai dari megahnya Pulau Bedil dan Pantai Mustika, gelombang legendaris Pantai Pulau Merah hingga Taman Nasional Meru Betiri. 

Setelah meninggalkan wilayah Pesanggaran dan sekitarnya, jalur etape pertama membawa rombongan pembalap melewati De Djawatan Forest yang terletak di Desa Benculuk, hutan trembesi yang memancarkan aura fantasi. Perjalanan berlanjut menembus keasrian Desa Alasmalang, sebuah wilayah yang terkenal dengan tradisi Kebo-keboan. Integrasi rute yang melintasi desa-desa semacam ini menegaskan komitmen TdBI untuk melibatkan masyarakat lokal dan mempromosikan keindahan Banyuwangi secara holistik.

Antusiasme warga pun memberikan semangat tambahan bagi para atlet, menciptakan atmosfer balapan yang hidup dan interaktif. Mustatiah, warga Desa Siliragung, mengaku sangat senang karena rute balapan hari ini melewati depan rumahnya. “Saya sangat senang karena dapat menyaksikan Tour de Banyuwangi Ijen di depan rumah, ini juga menjadi hiburan bagi siswa sekolah,” ungkapnya. Hal serupa diungkapkan oleh Wahyu Puji, “Saya senang sekali ya, balapan tahun ini startnya di Pesanggaran, semoga setiap tahunnya rute ini dapat dilewati oleh pembalap-pembalap internasional.”

Setiap kilometer dari etape pembuka ini dirancang secara cermat untuk memperkenalkan kekayaan Banyuwangi. Dari keindahan ujung selatan, pesona hutan fantasi, hingga kehidupan pedesaan yang damai, etape 1 TdBI 2025 adalah showcase sport tourism yang sempurna. Kesuksesan etape pertama ini menjadi sinyal positif bagi rangkaian TdBI 2025 selanjutnya. Dengan rute yang strategis dan penuh daya tarik, Tour de Banyuwangi Ijen kembali membuktikan diri sebagai ajang balap sepeda bertaraf internasional yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga efektif dalam mengangkat pariwisata dan ekonomi lokal ke panggung global.