Srawung Seni di Banyuwangi Pertemukan 12 Seni Tradisi Antar Daerah ilustrasi Srawung Seni
nasional Dinas Kebudayaan & Pariwisata Banyuwangi

Srawung Seni di Banyuwangi Pertemukan 12 Seni Tradisi Antar Daerah

334x Dilihat

Banyuwangi kembali menggelar Srawung Seni, sebuah atraksi pertunjukan yang mempertemukan seni budaya Banyuwangi dengan daerah lain. Dalam hal ini mengusung seni tari tradisional dan kontemporer yang akan digelar pada 11-12 Juli 2024.

 

Mereka juga akan menggelar diskusi seni budaya bertajuk gesah budaya yang akan digelar di Gedung Djuang 45 Banyuwangi pada tanggal 11 Juli 2024. Acara ini akan diikuti oleh 12 Kabupaten/Kota di Indonesia yang akan membawakan tarian tradisional dan kontemporer mereka di Muhibah Budaya yang dibawakan pada 12 Juli 2024 di Gesibu Blambangan, Banyuwangi. 

 

Gesah Budaya dan Muhibah Budaya merupakan bagian dari rangkaian Banyuwangi Ethno Carnival 2024 yang akan digelar pada tanggal 13 Juli 2024 mendatang. Acara ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi antar pelaku seni budaya dan untuk memperkaya khazanah budaya Indonesia.

 

Konsep Gesah Budaya dan Muhibah Budaya tahun ini adalah "ngopi (ngolah pikir) bareng" dengan sharing session. Para peserta akan diajak untuk berdiskusi tentang proses kreatif dalam berkesenian dan bagaimana mereka dapat berkolaborasi untuk menciptakan karya seni yang baru dan menarik.

 

Beberapa narasumber yang akan hadir dalam acara ini seperti perwakilan dari sanggar seni di Banyuwangi, Surabaya, Palangkaraya, dan Bali. 

 

Punjul Ismuwardoyo, koordinator Gesah Budaya dan Muhibah Budaya berharap acara ini dapat mendorong kolaborasi dan alkulturasi budaya antar daerah.

 

"Acara ini tentu sangat kita tunggu karena dapat mengajak pelaku seni untuk berfikir keluar. Pesan apa yang dapat diambil daei seni budaya daerah lain." ungkap Punjul.

 

Punjul menyampaikan, juga akan mengajak peserta Gesah Budaya dan Muhibah Budaya untuk famtrip ke beberapa situs religi di Banyuwangi.

 

"Famtrip di beberapa situs religi di Banyuwangi ini diharapkan dapat merangsang imajinasi mereka dalam berkarya." ungkap Punjul.

 

Selain itu, para peserta juga akan diajak untuk mengunjungi tokoh-tokoh seni budaya senior di Banyuwangi untuk belajar dari pengalaman mereka.

 

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan masyarakat diperbolehkan untuk datang dan menyaksikan pertunjukan seni budaya yang akan ditampilkan pada 11-12 Juli 2024.

 

Acara ini adalah kesempatan yang baik untuk belajar tentang budaya yang berbeda dan untuk menikmati keindahan seni tradisional dan kontemporer.