Sambut Harjaba, DKB Gelar Pameran Seni Bertajuk Banyu Kening
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) yang ke 253, Dewan Kesenian Blambangan (DKB) akan menyelenggarakan pameran seni rupa dengan tajuk “Banyu Kening”. Pameran akan berlangsung selama satu pekan mulai tanggal 30 November hingga 7 Desember 2024 di Gedung Juang 45.
Secara umum, pameran ini mengusung tema Pelestarian Lingkungan. Tema tersebut berangkat dari keprihatinan akan krisis sumber mata air yang terjadi saat ini. Pameran ini melibatkan seluruh perupa Banyuwangi untuk turut aktif mengampanyekan dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya melestarikan sumber mata air.
“Ini merupakan upaya kami untuk mengkampanyekan kepedulian alam melalui kesenian. Seni rupa dapat berfungsi tidak hanya sebagai ruang ekspresi estetika tetapi juga sebagai sarana edukasi dan advokasi yang efektif,” ungkap Hasan Basri, ketua Dewan Kesenian Blambangan.
Pameran ini dikonsep secara menarik dengan menyuguhkan acara-acara interaktif seperti kursus patung dan lukis, workshop wayang kardus, sarasehan seni rupa, diskusi seni rupa dan rijig-rijig Pantai Boom. Berbagai pertunjukan seperti teater, parade puisi, pemutaran film, dan sajian musik keroncong juga akan turut melengkapi pameran akbar ini.
“Kegiatan ini juga dirancang khusus untuk melibatkan anak-anak melalui workshop lukis, patung dan wayang. Kami juga melibatkan masyarakat luas dalam diskusi dan aksi nyata bersih-bersih pantai. Melalui pendekatan karya seni semacam ini, kami berharap anak-anak dapat mengenal kesenian sekaligus memahami pentingnya menjaga lingkungan,” sambung Hasan.
Dalam pameran ini, DKB berkolaborasi dengan narasumber dari berbagai latar belakang mulai dari aktivis lingkungan dan sosial, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuwangi serta Taring Padi yang merupakan Lembaga Budaya asal Yogyakarta. Kolaborasi apik ini tentu akan sangat menarik karena pengunjung dapat memperoleh berbagai perspektif dalam satu momen.

