Sakral! Ribuan Umat Hindu Rayakan Pagerwesi di Pura Luhur Giri Salaka Banyuwangi
Suasana sakral menyelimuti kawasan Taman Nasional Alas Purwo pada Rabu (08/04/2026). Ribuan umat Hindu dari wilayah Jawa, Bali, hingga NTB memadati Pura Luhur Giri Salaka untuk merayakan Pujawali ke-69 yang bertepatan dengan Hari Raya Pagerwesi. Perayaan ini bukan sekadar ritual keagamaan biasa, melainkan manifestasi harmonis antara keteguhan iman dan keagungan alam di Banyuwangi.
Tercatat sebanyak 4000 orang umat Hindu menghadiri perayaan ini. Momen paling ikonik terjadi saat prosesi Mapak Tirta, di mana barisan umat berjalan beriringan membelah rimbunnya hutan menuju Pantai Trianggulasi. Pakaian adat yang serba putih kontras dengan hijaunya kanopi hutan purba, menciptakan pemandangan visual yang begitu indah. Di bibir pantai yang menghadap langsung ke Samudera Hindia itu, mereka melakukan prosesi larung atau melasti.
Keajaiban spiritual ini dirasakan langsung oleh Dwiasa Sambhawa Dharma, umat asal Klaten, Jawa Tengah. Meski harus menempuh perjalanan jauh dari Jawa Tengah bersama lima orang rekannya, ia mengaku tertegun merasakan kemegahan acara yang baru pertama kali ia ikuti ini.
"Aura di Pura Giri Salaka ini sangat magis dan berbeda dari tempat lain. Saya tidak menyangka pesertanya membeludak hingga ribuan orang dari berbagai daerah. Beribadah di tengah hutan lindung seperti ini memberikan kedamaian yang sangat mendalam," ungkapnya.
Senada dengan Dwiasa, Ni Putu Lestari, umat asal Denpasar, mengatakan bahwa perjalanan menuju Alas Purwo adalah agenda tahunan bagi keluarganya. Baginya, selain untuk melakukan Tirta Yatra, ibadah di Pura Luhur Giri Salaka memiliki kekhasan tersendiri karena letaknya yang tersembunyi namun memancarkan aura kerohanian yang megah.
"Ini adalah momen yang kami nantikan setiap tahun, setelah beribadah kami biasanya bersilaturahmi dengan keluarga yang ada di Banyuwangi," terangnya.
Sejak masa awal berdirinya, Pura Luhur Giri Salaka telah menjadi titik temu yang menyatukan umat Hindu dari berbagai penjuru nusantara. Keberadaan pura di dalam kawasan taman nasional ini menegaskan bahwa aspek pariwisata di Banyuwangi tidak hanya melulu soal hiburan, tetapi juga memiliki dimensi religi yang kuat. Alas Purwo kini semakin dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menawarkan pengalaman kerohanian di tengah keasrian alam yang terjaga.
Dengan suksesnya penyelenggaraan Pagerwesi dan Pujawali ke-69 ini, diharapkan sinergi antara pelestarian alam dan kegiatan spiritual dapat terus terjaga. Keindahan Pura Luhur Giri Salaka yang "terkunci" di tengah belantara Alas Purwo menjadi pengingat bagi setiap pengunjung bahwa di balik rimbunnya hutan, tersimpan kekayaan budaya dan keyakinan yang terus hidup dan memperkaya khazanah pariwisata di Kabupaten Banyuwangi.

