Rute KA Blambangan Express dan Tawangalun akan Segera Tembus Sampai Jakarta!
Bupati Banyuwangi menerima kunjungan dari pengurus DAOP IX Jember PT KAI pada Kamis pagi (25/01). Kunjungan tersebut guna membahas rencana perpanjangan rute kereta api dari dan menuju Banyuwangi yang siap diluncurkan dalam waktu dekat. Pertemuan itu berlangsung di Kantor Pemda dan turut dihadiri oleh Kadisbudpar Banyuwangi.
Kereta Blambangan Express dan Kereta Tawangalun adalah dua armada yang akan mengalami perpanjangan rute. KA Blambangan Express tujuan Banyuwangi-Semarang akan ditambah rutenya hingga Jakarta, begitu pula dengan KA Tawangalun yang melayani rute Banyuwangi-Malang. Kusus KA Tawang Alun, akan ada pula penambahan gerbong kelas bisnis dan eksekutif.
Kepala DAOP IX Jember menjelaskan bahwa alasan di balik perpanjangan rute dan penambahan gerbong tersebut karena tingginya permintaan konsumen. Saat ini, pihaknya tengah menunggu perizinan dari direksi PT KAI untuk merealisasikan rencana tersebut.
“Kami menangkap bahwa kebutuhan masyarakat akan layanan kereta api semakin meningkat, contohya ketika libur Nataru kemarin, selama delapan belas hari berturut-turut tiket Banyuwangi-Malang sold out dalam waktu singkat,” ungkap Buntar.
Sementara itu, Bupati Ipuk Festiandani Azwar Anas menyambut dengan sangat baik rencana ini. Menurutnya, kereta api merupakan akomodasi yang paling mudah diakses oleh berbagai lapisan masyarakat. Ia juga berpendapat bahwa kereta api sangat cocok untuk kebutuhan wisata para traveller khususnya Gen Z karena menjangkau stasiun-stasiun kecil yang ada di Banyuwangi.
“Semoga rencana baik ini segera terealisasi, karena rute ini sangat menarik, membuka akses lebih luas lagi untuk Banyuwangi,” tutur Ipuk.
Terbukanya akses baru ke Banyuwangi ini juga menjadi angin segar bagi dunia pariwisata. Wisatawan dari kota-kota yang dilalui rute perpanjangan akan lebih mudah untuk melakukan perjalanan ke Banyuwangi.
“Rute baru ini sangat menarik karena menguhubungkan langsung Banyuwangi dengan Ibu Kota. Selain itu, ini juga bagus untuk konektivitas antar destinasi pariwisata seperti Bromo dengan Banyuwangi,” papar Bramuda, Kadisbudpar Banyuwangi.
DAOP IX Jember sendiri menargetkan rencana ini akan terealisasi dalam satu sampai dua bulan ke depan. Hal ini juga merupakan bagian dari persiapan armada mudik dan arus balik lebaran 2024. Ke depannya, perpanjangan rute dan penambahan gerbong ini akan semakin memudahkan akses menuju Banyuwangi serta membantu pertumbuan ekonomi.

