Resmi Dibuka, Pameran "Banjoewangi Tempo Doeloe" Padukan Nostalgia dan Pembelajaran Sejarah tampilan tari saat opening Banyuwangi Tempo Doeloe
nasional Dinas Kebudayaan & Pariwisata Banyuwangi

Resmi Dibuka, Pameran "Banjoewangi Tempo Doeloe" Padukan Nostalgia dan Pembelajaran Sejarah

272x Dilihat

Aura nostalgia terasa begitu hidup saat pameran Banjoewangi Tempo Doeloe resmi dibuka pada Selasa siang (23/09/2025). Denting alat musik tradisional dan riuh penonton mengisi sudut-sudut booth yang memamerkan benda-benda bersejarah. Lebih dari sekadar ajang pameran, acara ini menjelma menjadi ruang interaktif yang mengawinkan nostalgia, edukasi, dan hiburan bagi masyarakat. 

 

Sebelum tirai pameran dibuka, puluhan pelajar telah lebih dulu merasakan pengalaman unik belajar bersama di museum. Dipandu oleh akademisi, mereka tidak hanya diajak menelusuri sejarah dari buku, melainkan juga merasakan langsung atmosfer masa lampau. "Kalau hanya belajar dari buku rasanya kurang maksimal. Jadinya perlu edukasi secara langsung kayak gini," ungkap Aditya, siswa SMAN 1 Giri Taruna Bangsa. Pengalaman inilah yang menjadi fondasi pameran, mengubah museum dari tempat penyimpanan benda kuno menjadi ruang pembelajaran yang dinamis dan rekreatif.

 

Selain itu, tari tradisional berjudul Kinasih Sutra juga turut memeriahkan acara pembukaan. Uniknya, tari tersebut disajikan oleh warga binaan Lapas Kelas IIA Kabupaten Banyuwangi. 

 

Nicholas, seorang turis asal Argentina, mengaku takjub dengan perpaduan antara seni dan sejarah yang disajikan. "Saya tadi hanya berjalan kemudian mendengar musik, kemudian saya mampir, ternyata ada acara ini," ungkapnya. "Sungguh menarik bagaimana sejarah dikemas dalam pameran dan disajikan bersama dengan tarian tradisional," tambahnya. 

 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Taufik Rohman, secara simbolis membuka pameran ini, menandai dimulainya sebuah perjalanan waktu bagi seluruh pengunjung. "Kami ingin setiap sudut pameran ini bercerita, mengajak kita semua untuk kembali ke masa lalu dan memahami bagaimana Banyuwangi terbentuk," ujarnya. "Mari bersama-sama kita hadir di sini, tak hanya untuk terhibur, tapi juga untuk memperkuat jati diri kita sebagai bagian dari sejarah Banyuwangi."

 

Pameran Banjoewangi Tempo Doeloe menawarkan pengalaman yang tak terlupakan. Pengunjung bisa menikmati pameran artefak bersejarah, berdialog dalam sesi budaya, dan dimanjakan oleh pertunjukan seni yang digelar setiap hari. UMKM lokal juga turut meramaikan, menyediakan berbagai kudapan untuk menemani pengunjung. 

 

Buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 21.00, pameran ini dapat menjadi alternatif destinasi wisata bagi masyarakat maupun turis. Pameran ini juga sekaligus membuktikan bahwa sejarah tidak harus disimpan dalam lemari kaca, melainkan bisa dihidupkan, dirasakan, dan dinikmati bersama.