Peserta Lomba Perahu Layar Sukses Taklukan Ombak Selat Bali
Puluhan perahu layar berbaris rapi di bibir Pantai Ketapang pada Minggu pagi (15/10). Perahu-perahu tersebut adalah milik nelayan yang hendak bertanding dalam Lomba Perahu Layar. Lomba tersebt merupakan bagian dari Ketapang Festival yang rutin diadakan setiap tahunnya.
Lomba perahu layar tahun ini diikuti oleh 70 perahu dengan masing-masing anggota dua orang. Para peserta merupakan nelayan dari Kecamatan Kalipuro dan Wongsorejo, juga nelayan dari Kabupaten Jembrana, Bali.
“Kami akan berusaha melaksanakan tiap tahun dengan menggandeng para nelayan lokal Ketapang dan sekitarnya, serta panitia lokal sebagai pelaksana lomba. Harapannya, kegiatan ini dapat memelihara ketradisionalan nelayan serta terjalinnya silaturahim antar nelayan,” tutur Yayan Hasianto, S. IP, ketua panitia Ketapang Festival.
Para peserta lomba perahu layar beradu kecepatan dari titik start Pantai Ketapang hingga Pantai Gilimanuk dengan putaran mengitari tower penerangan laut lalu kembali ke Pantai Ketapang. Waktu normal yang akan ditempuh oleh para peserta berkisar di angka 15-20 menit. Pada saat pelaksanaan lomba. Namun, hembusan angin selat Bali sangat mendukung sehingga seluruh etape dapat selesai kurang dari 20 menit.
Kegiatan ini juga merupakan upaya pelestarian budaya kemaritiman serta peningkatan pemberdayaan UMKM. Wilayah pesisir Banyuwangi utara memang memiliki potensi maritim yang menjanjikan, baik dari segi kultur, wisata, maupun ekonomi. Ke depannya, pemerintah setempat akan terus mengupayakan kegiatan ini agar dapat menjadi ikon wisata.

