Persiapan Gandrung Sewu 2026, Ratusan Pelatih Tari Berkumpul di Banyuwangi Proses latihan Pelatih Gandrung Sewu 2026
nasional Dinas Kebudayaan & Pariwisata Kabupaten Banyuwangi

Persiapan Gandrung Sewu 2026, Ratusan Pelatih Tari Berkumpul di Banyuwangi

133x Dilihat

Semangat pelestarian budaya terus membara di Bumi Blambangan. Sebanyak 225 pelatih tari yang berasal dari berbagai daerah seperti Pasuruan, Situbondo, Sidoarjo hingga Malang berkumpul di Sanggar Tari Gandrung Arum, Kecamatan Cluring, untuk melakukan latihan bersama pada Sabtu siang (18/04/2026). Latihan tersebut sebagai langkah awal persiapan menyambut perhelatan akbar Gandrung Sewu 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.

 

Langkah percepatan ini diambil guna memastikan kematangan teknis dan kualitas koreografi para penari yang akan terlibat nantinya. Meski pelaksanaan acara masih menyisakan waktu beberapa bulan, panitia memilih untuk memulai kurasi dan penyamaan persepsi gerak sejak dini. Hal ini dilakukan agar nafas dan pakem tari Gandrung dapat tersampaikan dengan sempurna kepada ribuan calon peserta yang tersebar di berbagai wilayah.

 

Ketua Patih Senawangi (Paguyuban Pelatih dan Seniman Banyuwangi), Suko Prayitno, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan fondasi utama dalam mencetak kader pelatih yang kompeten. "Hari ini agendanya pelatihan untuk para pelatih tari dalam rangka menyongsong event Gandrung Sewu 2026. Nantinya mereka akan melatih peserta-peserta dalam korwilnya masing-masing," ujar Suko. 

 

Salah satu peserta dari Kota Batu, Natasya Miftahul Indriani yang mewakili LKP Simphony Kendedes Ent, mengungkapkan rasa syukurnya bisa terlibat dalam agenda besar ini. "Hari ini sangat semangat karena dapat bertemu teman sesama penari di Banyuwangi, selain untuk belajar bersama momen ini juga menjadi wadah silaturahmi bagi kami," tuturnya. 

 

Hal senada disampaikan oleh Farida Amelia dari Sanggar Arunika Prabaswara, Kabupaten Pasuruan. Ia menyebutkan bahwa banyak anak didik di daerahnya yang sudah tidak sabar untuk berpartisipasi dalam ajang kolosal tersebut. "Banyak siswa di kota kami yang sangat excited dengan event Gandrung Sewu ini, alhamdulillah dengan adanya pelatihan ini kami dapat membawa nafas Tari Gandrung ke kota kami," pungkasnya. 

 

Kehadiran para pelatih dari luar daerah ini membuktikan bahwa magnet Gandrung Sewu telah melintasi batas wilayah administratif. Melalui pembekalan yang matang di Sanggar Gandrung Arum, standar kualitas gerak para penari dipastikan akan terjaga secara merata, baik yang berasal dari Banyuwangi maupun luar kota.