Penyandang Disabilitas di Banyuwangi Dapat Akses Destinasi Wisata Gratis
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi memberikan akses istimewa bagi penyandang disabilitas untuk menikmati destinasi wisata di Banyuwangi. Para pemegang kartu Osingable (Kartu Pariwisata Ramah) ini dapat masuk destinasi wisata di Banyuwangi secara gratis.
Kartu Osingable ini diluncurkan oleh Pemkab Banyuwangi pada tahun 2021 lalu, saat Indonesia tengah dilanda pandemi Covid-19. Program ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses bagi penyandang disabilitas untuk menikmati pariwisata di Banyuwangi.
"Setiap teman-teman difabel yang mendaftar ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi melalui online, langsung kita keluarkan kartu Osingable tersebut untuk dapatkan akses ke destinasi wisata non buatan." kata Kepala Disbudpar Banyuwangi, M. Yanuar Bramuda.
Untuk menunjang program ini, Pemkab Banyuwangi juga menyediakan akses khusus bagi disabilitas di destinasi wisata. Akses tersebut berupa jalur khusus, toilet khusus, dan fasilitas lainnya yang sesuai dengan kebutuhan penyandang disabilitas.
Selain itu, Pemkab Banyuwangi juga memberikan bantuan kursi roda dan tandu kepada penyedia jasa wisata yang ada di Banyuwangi. Hal ini bertujuan untuk memudahkan penyandang disabilitas untuk menikmati wisata di Banyuwangi.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan bahwa pembangunan sarana penunjang disabilitas terus digeber secara bertahap.
"Akses ramah disabilitas telah kita konsep ulang agar teman-teman disabilitas nanti dapat merasa nyaman di ruang-ruang publik yang ada di Kabupaten Banyuwangi," ungkap Ipuk.
Selain akses wisata, Pemkab Banyuwangi juga mendukung pengembangan potensi penyandang disabilitas, termasuk ketika masuk ke dunia kerja. Di Disbudpar Banyuwangi, terdapat sekitar 4 staf difabel yang terus didorong pengembangan potensinya oleh pemerintah.

