Pelaku Pariwisata di Banyuwangi Kecipratan Dampak Ekonomi Banyuwangi Ethno Carnival 2024
Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2024 yang digelar pada tanggal 11-14 Juli 2024 di area Taman Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur, sukses memukau puluhan ribu penonton dari berbagai daerah.
Tahun ini, BEC mengusung tema "Ndaru Deso: Revival of Village" yang mencerminkan identitas Banyuwangi sebagai kabupaten terluas di Jawa dengan ratusan desa yang menyimpan potensi luar biasa. Tema ini diwujudkan melalui kostum-kostum yang dikenakan para peserta yang terinspirasi dari kekayaan budaya dan tradisi desa-desa di Banyuwangi.
Kemeriahan BEC 2024 tidak hanya dinikmati oleh para penonton, tetapi juga membawa dampak positif bagi perekonomian lokal. Berdasarkan data yang masuk ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, okupansi hotel di Banyuwangi mengalami peningkatan hingga 95% selama gelaran BEC. Hal ini tentu berdampak pada peningkatan pendapatan para pelaku usaha di sektor pariwisata, seperti hotel, homestay, restoran, dan pusat oleh-oleh.
"Kesuksesan BEC ini tidak hanya eventnya, namun juga para pelaku pariwisata di Banyuwangi," ungkap Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Ainur Rofiq. "Peningkatan okupansi hotel dan homestay, serta omzet di pusat oleh-oleh menunjukkan bahwa BEC memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal."
Antusiasme masyarakat terhadap BEC 2024 terlihat dari banyaknya penonton yang datang dari berbagai daerah. Pedagang kaki lima pun tak mau ketinggalan memanfaatkan momen ini dengan menggelar lapak di sepanjang rute karnaval. Hal ini menunjukkan bahwa BEC tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi peluang ekonomi bagi para pelaku usaha kecil.
"Alhamdulillah, BEC tahun ini sangat ramai. Dagangan saya laku keras. Setiap hari dagangan saya laku minimal 500 ribu. Saya harap event seperti ini sering diadakan di Banyuwangi agar kami bisa mendapatkan penghasilan tambahan". ungkap Diana Ifayani penjual Nasi Bakar.
Hal menggembirakan pun juga sama dirasakan oleh pusat oleh-oleh Pakdhe Osing Banyuwangi.
"Kenaikan omset selama gelaran BEC mengalami kenaikan kisaran 75% dibanding minggu sebelumnya. Kami sangat mendukung event-event serupa diselenggarakan di Banyuwangi untuk menunjang perputaran ekonomi yang ada di Banyuwangi. Semoga kegiatan seperti ini sering dilaksanakan." ungkap Pakdhe Osing, Public Relation.
Executive Secretary & Public Relation Hotel Santika Banyuwangi, Evelyn Mey Fanny mengucapkan selamat dan sukses atas digelarnya BEC 2023, ia mengungkapkan okupansi hotel mengalami kenaikan secara drastis selama hampir sepekan.
"Gelaran event BEC 2024 ini sangat bermanfaat bagi para pelaku sektor pariwisata, salah satunya seperti kami di Hotel Santika Banyuwangi. Yang biasanya BEC digelar sehari, namun kali ini dihelat hampir sepekan. Tentu perputaran ekonomi juga dirasakan oleh teman-teman industri pariwisata yang lain juga." ungkap Evelyn.

