Pekan Pertama Festival Ngerandu Buko Hasilkan Omset 900 Juta Lebih!
Sudah sepekan lamanya kita menjalani Bulan Suci Ramadhan. Setiap harinya, suasana sore dihiasi oleh hingar-bingar pasar Festival Ngerandu Buko, salah satunya yang berada di Jl. Letjen Sutiyoso, Banyuwangi. Sebanyak 325 pedagang turut menjajakan berbagai kudapan di pasar ini, mulai makanan berat hingga ringan.
Di minggu pertama ini, panitia mencatat pemasukan pasar Ngerandu Buko Jl. Letjen Sutiyoso sebesar Rp. 973.086.106. Pendapatan paling besar terjadi di hari pertama yang menghasilkan omset Rp. 169.565.159. Angka ini merupakan kejutan dan angin segar bagi keberlangsungan festival ini.
Salah satu pedagang, Antin mengaku bahwa setiap hari dirinya kuwalahan menghadapi konsumen.
“Alhamdulillah lapak saya setiap hari ramai. Semoga ke depannya bisa konsisten seperti ini,” jelasnya.
Festival Ngerandu Buko menajajakan berbagai jenis kuliner selama Ramadhan dan digelar di 39 titik di seluruh Banyuwangi. Pemerintah Daerah sengaja mewadahi para pedagang makanan untuk berjualan secara terpadu. Hal ini diharapkan dapat menjadi momen tahunan yang berkelanjutan.
Tak hanya menjadi ladang rezeki bagi pedagang, pasar ini pun memudahkan masyarakat untuk menyiapkan hidangan buka puasa, salah satunya Erwin. Warga Boyolangu itu mengaku bahwa dirinya sangat antusias mengunjungi pasar Ramadhan.
“Di sini banyak pilihan makanan, mulai lauk pauk sampai jajanan tradisional dan kekikian dengan harga terjangkau. Kalau favorit saya ini, roti kopyor khasnya Banyuwangi,” ungkapnya.
Festival Ngerandu Buko masih akan berlangsung hingga akhir Ramadhan nanti. Festival ini sekaligus menjadi roda penggerak ekonomi yang efektif. Lokasinya yang berada di 39 titik pun diharapkan dapat mendistribusikan perputaran ekonomi secara merata.

