Pegiat Campervan Asal Italia Memilih Banyuwangi Sebagai Trip Pertamanya di Indonesia
lokal Dinas Kebudayaan & Pariwisata Kab. Banyuwangi

Pegiat Campervan Asal Italia Memilih Banyuwangi Sebagai Trip Pertamanya di Indonesia

Kegiatan outdoor di pasca pandemi mulai menggeliat kembali. Hal ini juga terjadi pada penggiat campervan yang umumnya mendesain kendaraan roda empat untuk penggunaan camping di alam yang dilengkapi kebutuhan akomodasi seperti dapur, tempat tidur dan juga kebutuhan untuk bersantai. Begitu pula yang dilakukan oleh pria asal negara Italia yang memilih Banyuwangi sebagai tujuan utama saat berkunjung ke Indonesia. Guampiero Gandolfo (62 tahun) sangat takjub dengan keindahan Banyuwangi. Dia melakukan longtrip keliling dunia hanya seorang diri. (28/04). Singkat cerita mengenai Guampiero, pada masa sekolah di Kota Milan, Italia dia sangat suka dengan kegiatan Pramuka, dimana dia mempelajari kegiatan yang berkaitan dengan alam. Dia merasa bisa menjadi diri sendiri saat mengikuti kegiatan tersebut. Pada usianya ke 18 tahun memutuskan untuk pergi ke saudaranya di Amerika dan mulai belajar bahasa Inggris. Setelah 3 bulan saya kembali ke Milan untuk melanjutkan sekolah saya. Dan saya memutuskan untuk ke Amerika lagi dengan menggunakan sepeda motor dan bercita-cita untuk berkeliling dunia. Pada saat di usia 24 tahun, Guampiero mendapatkan sponsor untuk berkeliling di Australia menggunakan sepeda motor. Dari situ dia membuat video dokumenter perjalanannya di televisi. Singkat cerita pada usianya ke 45 tahun, dia mengawali dunia campervan. Dia memilih mobil karena bisa tidur, bersantai, berkeliling dengan aman dan nyaman. Sebelumnya sekitar 30 tahun lalu sudah pernah berkunjung ke Indonesia namun masih sangat sepi. Sekarang berbagai penjuru daerah sudah sangat ramai. Bermodalkan informasi dari internet dan media sosial, Guampiero mengunjungi Banyuwangi. Beberapa destinasi di Banyuwangi berhasil dia datangi yakni Kawah Ijen, Marina Boom dan Grand Watudodol. Pria ini dulunya berlatarbelakang sebagai videografer, namun karena sering melakukan kegiatna video outdoor, dia memilih untuk mencoba longtrip diseluruh dunia salah satunya di Banyuwangi, Indonesia. "Banyuwangi menjadi jujukan saya, terutama di Kawah Ijen yang sangat terkenal fenomena alam yang tiada duanya. Namun saya kurang begitu beruntung saat berkunjung kesana karena faktor alam hujan sangat lebat. Saya juga belum mendapatkan sunrise yang bagus karena awan mendung juga begitu tebal. Namun hal ini tidak membuat saya kecewa karena Banyuwangi masih memiliki banyak destinasi wisata yang bisa saya jangkau." ungkap Guampiero. Saat melakukan longtrip campervan, Guampiero membawa mobil jenis Land Rover / Defender yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga sangat nyaman untuk kegiatan outdoor. Saat mengemudi, dia sedikit berhati-hati karena menggunakan sistem kendali/setir disebelah kiri. Saat ini Guampiero melanjutkan tripnya ke beberapa daerah di Indonesia bagian timur. Guampiero menambahkan, dia akan kembali ke Banyuwangi lagi untuk mengikuti kegiatan Camper Van yang masuk di agenda Banyuwangi Festival pada tanggal 26-28 Mei 2022 mendatang. Dia sangat mendukung kegiatan campervan di Banyuwangi karena alamnya masih asri, belum begitu padat akan keramaian, udaranya sangat sejuk, bahkan telah ditetapkan UNESCO sebagai cagar biosfer dunia, masyarakat sekitar ramah dan juga ingin menambah komunitas pegiat campervan asal Indonesia khususnya dari Banyuwangi.

Tinggalkan komentar