Pameran BEC 2024 Tampilkan Seluruh Potensi Desa di Banyuwangi
Rangkaian Banyuwangi Ethno Carnival 2024 memiliki banyak agenda menarik, salah satunya pameran produk potensi desa dan UMKM. Pameran ini akan berlangsung mulai tanggal 11 hingga 14 Juli di area depan Kantor Pos Banyuwangi.
Sesuai dengan BEC 2024 yang mengusung tema “Ndaru Deso: Revival of Village”, pameran ini akan menampilkan produk unggulan desa-desa di Banyuwangi. Sebagaimana diketahui, Banyuwangi merupakan kabupaten terluas di Jawa Timur yang memiliki 189 desa di 25 kecamatan dan 28 kelurahan. Masing-masing dari desa tersebut memiliki produk unggulan serta potensi yang layak untuk mendapat perhatian publik.
Pada rapat koordinasi yang dilaksanakan di lounge kantor Disbudpar Banyuwangi pada Senin lalu (01/07), para perwakilan kecamatan menyambut positif agenda tersebut.
“Kita perlu perencanan matang untuk menyukseskan pameran ini, karena ini merupakan kesempatan emas bagi kita untuk memamerkan produk yang dimiliki oleh desa-desa di Banyuwangi,” ungkap Tri Wahyu Angembani, Camat Srono.
Sementara Kabid Pemasaran Disbudpar Banyuwangi, menyampaikan bahwa pameran merupakan upaya keberlanjutan dari BEC dalam memajukan sektor ekonomi dan investasi. Jadi, tak hanya produk UMKM saja yang akan ditampikan, tetapi meliputi semua sektor ekonomi seperti jasa wisata, akomodasi hingga industri skala besar.
“Tujuan utama dari pameran ini adalah mempertemukan pelaku usaha dengan buyer atau investor. Desa-desa di Kabupaten Banyuwangi ini punya banyak sekali variasi produk dengan keunggulannya masing-masing, misalkan produk kopi dari Songgon pasti punya perbedaan dengan kopi dari Kalipuro, dan seterusnya,” jelas Ainur Rofiq.
Setiap tahunnya, gelaran BEC menghasilkan putaran ekonomi hinggal milyaran rupiah. Tahun ini, BEC menargetkan transaksi sebesar Rp. 10 miliar setelah tahun lalu berhasil mencapai nilai Rp. 8,4 miliar. Keyakinan akan target tersebut didasarkan pada peningkatan jumlah acara utama, serta keterlibatan UMKM dan produk potensi desa dalam BEC 2024.
Pameran produk potensi desa dan UMKM ini akan berlangsung selama empat hari, menemani seluruh rangkaian kegiatan BEC 2024. Selain UMKM, ada pula stand yang menyajikan kuliner. Pengunjung dapat menikmati acara sembari menjelajahi pameran untuk mencari koneksi atau sekedar berbelanja.

