Omzet Meledak, Festival Musik Tepi Sawah Bikin UMKM di Banyuwangi Panen Rezeki hingga 6 Kali Lipat!
Penyelenggaraan Festival Musik Tepi Sawah pada 28 September 2025 di Teras Hotel Ijen tak hanya sukses membius penonton dengan aksi panggung memukau, tetapi juga membawa berkah rezeki yang melimpah bagi puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal. Acara megah yang berlatar belakang sawah hijau lereng Gunung Ijen ini sengaja dirancang untuk memberdayakan ekonomi kerakyatan dengan melibatkan UMKM. Hasilnya, area festival berubah menjadi pasar kuliner dan produk lokal yang diserbu ratusan pengunjung, menandai kolaborasi sukses antara industri hiburan dan UMKM di Banyuwangi.
Sejak sore hari, area festival yang berada di Teras Hotel Ijen Banyuwangi dipenuhi oleh penonton yang tak hanya ingin menikmati musik, tetapi juga mencicipi berbagai produk lokal. Stan-stan UMKM yang berjajar rapi menawarkan beragam pilihan, mulai dari kuliner tradisional, minuman segar, hingga produk kerajinan.
Salah satu pelaku UMKM yang paling merasakan berkah ini adalah Siti Fatimah, seorang penjual jajanan tradisional. Siti, yang sehari-hari berjualan di daerah Rembang, tidak pernah membayangkan akan mendapatkan omzet sebesar ini. "Saya biasanya cuma dapat sekitar Rp 50 ribu per hari. Tapi malam ini, Alhamdulillah, laku keras sampai dapat Rp 300 ribu," ungkapnya (28/09/2025).
Keterlibatan Siti dan UMKM lainnya menunjukkan komitmen kuat dari Pemerintah Daerah untuk memberdayakan ekonomi lokal. Mereka tidak hanya dilihat sebagai pelengkap, tetapi sebagai bagian integral dari acara itu sendiri. Hal ini memberikan kesempatan langka bagi para UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan mendapatkan keuntungan yang signifikan.
Lebih dari sekadar omzet, keikutsertaan dalam festival ini juga memberikan harapan baru bagi Siti Fatimah dan UMKM lainnya. "Harapan saya, event-event besar di sini bisa sering-sering menggandeng kami. Ini sangat membantu untuk mengembangkan UMKM lokal dan mengenalkan produk-produk kami," kata Siti. Ia menambahkan, dukungan seperti ini sangat penting untuk keberlangsungan usaha kecil di Banyuwangi.
Kenaikan omzet UMKM hingga enam kali lipat menjadi bukti nyata dampak positif dari Festival Musik Tepi Sawah. Kesuksesan ini, diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi event-event lainnya di Banyuwangi agar dapat mengangkat perekonomian UMKM lokal. Dengan kolaborasi yang kuat antara industri kreatif, pariwisata, dan UMKM, Banyuwangi dapat terus tumbuh sebagai destinasi yang tidak hanya indah, tetapi juga mampu menyejahterakan masyarakatnya.

