Menengok Sejarah Masa Lalu, Puluhan Taruna Akmil Kunjungi Museum Blambangan
Puluhan taruna Akademi Militer (Akmil) yang merupakan tingkat dua angkatan 71 mengunjungi Museum Blambangan dan beberapa sekolah di Banyuwangi, Jawa Timur, pada Selasa (21/11/2023). Mereka adalah Taruna dan Taruni AAL berasal dari berbagai korps, seperti Korps Pelaut, Korps Marinir, Korps Teknik, Korps Elektronika, Korps Suplai, dan Korps Kesatuan.
Para taruna taruni ini mengelilingi Museum Blambangan untuk melihat peninggalan sejarah, baik berupa benda temuan maupun foto-foto di Banjoewangi Tempo Doeloe.
Salah satu pengunjung, Sersan Taruna (Sertar) Syahrani Maloho, mengaku kagum dengan peninggalan-peninggalan di Museum Blambangan. Ia merasa mendapatkan pengalaman baru mengenai sejarah yang ada di Banyuwangi.
"Saya baru pertama kali ke Banyuwangi dan mengunjungi Museum Blambangan. Saya sangat kagum dengan peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di sini. Ini sangat berharga dan bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua," ungkap Sertar Syahrani.
Ia berharap Museum Blambangan dapat semakin lengkap koleksinya supaya wawasan para pengunjung juga semakin banyak.
Selain Museum Blambangan, para taruna juga mengunjungi beberapa sekolah di Banyuwangi, antara lain SMAN 1 Glagah, SMA Negeri 2 Taruna Bhayangkara, SMAN 1 Banyuwangi, Polresta Banyuwangi, dan PT Lundin.
Kegiatan ini merupakan program pendidikan praktek taruna. Salah satu alasan memilih Banyuwangi untuk memberi pengalaman baru kepada para taruna agar lebih mengenal daerah-daerah maritim sekaligus memiliki potensi pariwisata yang indah.
Kunjungan para taruna taruni Akmil ini disambut baik oleh masyarakat Banyuwangi. Mereka mengapresiasi upaya pemerintah untuk mengenalkan sejarah dan potensi Banyuwangi kepada para generasi muda.

