Makin Nyaman Berkunjung ke Destinasi De-Djawatan Banyuwangi
Pesona wisata De–Djawatan Banyuwangi semakin menawan setelah dilakukan sejumlah peningkatan pelayanan kepada wisatawan. Atraksi delman wisata di De-Djawatan semakin menambah kesan klasik di destinasi wisata unggulan ini. Pengunjung pun dapat berkeliling Kawasan hutan sambil merasakan sensasi mengendarai transportasi jaman dulu di bawah rindangnya pohon berusia ratusan tahun.
Dengan standar pelayanan yang baru yakni tarif dan durasi delman wisata pengunjung dipastikan nyaman dan puas. “Pengunjung kini bisa menaiki delman wisata dengan jumlah 1-4 orang untuk berkeliling hutan De- Djawatan dengan durasi 30 menit. Dan tarifnya cukup Rp 50 ribu,” kata Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, Taufik Rohman.
Selain memperbaiki layanan, Pemkab Banyuwangi juga mengebut sejumlah pelatihan profesional kepada para kusir delman untuk memberikan pelayanan maksimal kepada wisatawan. “Nanti kita akan terus tambah bekali 16 kusir delman wisata dengan berbagai pelatihan-pelatihan mulai dari managemen hingga pelayanan kepada wisatawan,” imbuh Taufik.
Dalam satu minggu terakhir ini pengunjung sudah kembali menikmati atraksi delman wisata dengan nyaman. Mereka tampak puas dengan standar pelayanan baru delman wisata. "Delam wisata ini menjadi transportasi favorit yang klasik. Ini juga mengingatkan masa kecil kami yang dulu sering diajak orang tua naik delman sebagai transportasi umum. Sekarang delman sudah jarang dan jadi transpirtasi klasik,” kata Erwin pengunjung De-Djawatan asal Kecamatan Giri.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani beberapa waktu lalu juga sudah menasbihkan Hutan De-Djawatan merupakan salah satu destinasi wisata favorit wilayah Banyuwangi selatan. Wisata alam yang memanfaatkan aset Perhutani. Pembangunan Hutan De-Djawatan sebagai lokasi wisata sudah dimulai sejak 2017 tetapi baru resmi dibuka sebagai tempat wisata pada Juni 2018.
Daya tarik utama De-Djawatan terletak pada formasi pohon trembesi raksasa yang berusia ratusan tahun. Hal itu membuat landskap De-Djawatan sangat hijau dan magis. Sekilas, lokasi De Djawatan hampir sama dengan pemandangan hutan mistis yang ada di dalam film The Lord of The Rings.
Selain itu ongkos naik delmannya sdh pakai Qris melalui barcode yang tersedia. Selain Erwin ada Agus R dari Jember juga sangat merasakan nyaman saat menaiki delman wisata, bersama tiga orang temannya yang tengah liburan akhir pekan dia menyewa delman dan bekeliling Hutan Djawatan. "Asyik, kami puas dan senang bisa berada di sini seperti berwisata dimana gitu. Selain bisa menikmati sejuknya udara disini kita juga bisa berswafoto selfie dengan latar belakang alam dan pohon yang usianya ratusan tahun. Ini excited banget, " ucap Agus.
Pengunjung pun dapat berkeliling Kawasan hutan sambil merasakan sensasi mengendarai transportasi jaman dulu di bawah rindangnya pohon berusia ratusan tahun. Wisata di Banyuwangi bikin betah dan ogah pulang karena sangat menarik, mulai dari wisata alam, wisata budaya, wisata edukasi hingga wisata kuliner. Daerah berjuluk 'The Sunrise of Java' ini pun semakin diminati oleh pelancong yang ingin mengisi liburan bersama keluarga atau kerabat. (*)

