Libur Panjang, Banyuwangi Dibanjiri Wisatawan Wisatawan di Grand Watudodol
nasional Dinas Kebudayaan & Pariwisata Banyuwangi

Libur Panjang, Banyuwangi Dibanjiri Wisatawan

344x Dilihat

Libur panjang akhir pekan lalu membawa berkah bagi dunia pariwisata di Banyuwangi. Hampir semua destinasi wisata dan hotel dibanjiri pengunjung selama libur yang berlangsung mulai tanggal 9 hingga 12 April 2024 itu. Lonjakan jumlah pengunjung di beberapa destinasi wisata mencapai lebih dari seratus persen dibanding hari-hari biasa. Sedangkan tingkat okupanasi hotel naik hingga dua kali lipat dibandingkan libur akhir pekan biasa. 

Salah satu destinasi wisata yang mengalami lonjakan pengunjung cukup signifikan adalah Grand Watu Dodol. Selama empat hari libur, GWD menerima hampir tiga ribu kunjungan wisatawan. Mayoritas pengunjung berasal dari luar daerah. “Delapan puluh persen pengunjung berasal dari luar kota seperti Jakarta, Bandung, Malang dan Surabaya,” ungkap Aziz, pengelola GWD. 

Pantai dengan pemandangan Selat Bali ini menjadi primadona lantaran aksesnya yang sangat mudah. Selain menikmati pemandangan, pengunjung pun banyak yang melakukan snorkling dan menyebrang ke Pulau Tabuhan.

Nurul, seorang wisatawan asal Surabaya membagikan cerita seru pengalaman snorkilngnya yang pertama. Ia merasa sangat senang karena dapat berinteraksi secara langsung dengan berbagai biota laut di Grand Watu Dodol. “Ini pertama kalinya saya snorkling, awalnya agak takut tapi ternyata di bawah pemandangannya sangat bagus, guide kami juga memberi arahan yang jelas, jadi semua aman dan menyenangkan. Ke sini sekalian nyebrang ke Pulau Tabuhan karena sudah lama penasaran, sayang kalau dilewatkan,” ungkapnya dengan antusias. 

Selain GWD, sejumlah destinasi wisata lainnya juga ramai diserbu wisatawan. Pantai Pulau Merah berada di tingkat teratas dengan 3.864 kunjungan. Disusul oleh destinasi favorit keluarga, yaitu Wisata Jopuro dengan 3.034 kunjungan. Sementara Desa Wisata Tamansari dikunjungi oleh sebanyak 2.930 orang. 

Di sisi lain, tingkat keterisian kamar hotel ikut mengalami kenaikan secara signifikan. Executive Secretary and Public Relation Santika Hotel, Janes Adi Luhung menuturkan bahwa selama akhir pekan, hotel dengan jumlah kamar 124 unit itu hampir seluruhnya penuh. “Selama empat hari libur, tingkat okupansi hotel kami stabil di angka sembilan puluh persen, angka tertinggi tercatat di tanggal 10  April yaitu sebesar Sembilan puluh delapan persen,” ungkapnya.

Di akhir bulan nanti, masih ada libur panjang akhir pekan yang akan berlangsung pada tanggal 23 hingga 26 April. Diprediksi, lonjakan jumlah pengunjung akan kembali terjadi pada saat itu. Terlebih di tanggal 25 nanti akan ada Festival Onthel Nusantara, juga Banyuwangi Internasional Paralayang.