Komisi X DPR RI Kawal Pelestarian Cagar Budaya di Banyuwangi Wakil Komisi X DPR RI Tinjau Asrama Inggrisan Banyuwangi
nasional Dinas Kebudayaan & Pariwisata Banyuwangi

Komisi X DPR RI Kawal Pelestarian Cagar Budaya di Banyuwangi

745x Dilihat

Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyuwangi selama dua hari, 11-12 Februari 2026. Agenda utama rombongan ini adalah mengawasi kebijakan pemerintah terkait pelestarian cagar budaya di wilayah tersebut.

 

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, memimpin langsung rombongan ini. Ia didampingi sejumlah anggota dewan seperti Denny Cagur, Karmila Sari, dan Adde Rosi Khoerunnisa, serta perwakilan dari Kementerian Kebudayaan.

 

"Banyuwangi dipilih karena memiliki potensi budaya yang sangat besar. Kami ingin memetakan sejauh mana intervensi pemerintah telah dilakukan untuk melindungi situs-situs bersejarah yang ada," ungkap Esti.

 

Ia memberikan apresiasi kepada Pemkab Banyuwangi yang telah memasukkan perlindungan cagar budaya ke dalam kebijakan penataan ruang. Hal ini dinilai krusial untuk mencegah peralihan fungsi lahan yang dapat merusak situs sejarah.

 

"Tantangan besar secara nasional, di mana baru sekitar 5 persen dari 400 ribu lebih peninggalan di Indonesia yang ditetapkan sebagai cagar budaya. Kendala utamanya sering kali terletak pada tumpang tindih regulasi dan masalah pendanaan," imbuh Esti.

 

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Pendopo Sabha Swagata Blambangan pada Rabu (11/2/2026). Rapat ini melibatkan Bupati Ipuk Fiestiandani, budayawan, sejarawan, akademisi, hingga Tim Ahli Cagar Budaya setempat.

 

Bupati Ipuk Fiestiandani memaparkan bahwa Banyuwangi memiliki kekayaan sejarah yang lengkap, mulai dari era kerajaan hingga masa kolonial dan perjuangan kemerdekaan. Situs seperti Asrama Inggrisan dan Pendopo menjadi bukti nyata narasi panjang tersebut.

 

"Pemkab Banyuwangi juga telah memperkuat identitas daerah melalui Peraturan Bupati Nomor 11 Tahun 2019 tentang Arsitektur Osing. Aturan ini mewajibkan bangunan publik dan fasilitas wisata menggunakan unsur desain lokal khas Banyuwangi," kata Bupati Ipuk.

 

Selama di Banyuwangi, Komisi X DPR RI juga meninjau beberapa lokasi seperti Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Museum Blambangan, Asrama Inggrisan dan Gedung Tua Boom Marina.