Kemenpar Angkat Pesona Banyuwangi di Mata Tour Agent Global Kemenpar Angkat Pesona Banyuwangi di Mata Tour Agent Global
nasional Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Banyuwangi

Kemenpar Angkat Pesona Banyuwangi di Mata Tour Agent Global

286x Dilihat

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (RI) melancarkan serangan strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di peta pariwisata kelas dunia. Melalui program Familiarization Trip (Famtrip) for Luxury Segment, Kemenpar secara khusus memfokuskan pemasaran pariwisata Banyuwangi ke pasar dunia. Program potensial ini menyasar pasar potensial wilayah Eropa, Timur Tengah, Amerika, dan Afrika. Fokus utama Famtrip kali ini adalah mempromosikan destinasi di area "3B" yaitu Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara dengan menonjolkan Banyuwangi sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman luxury adventure.

 

Program strategis ini merupakan kolaborasi dengan berbagai mitra antara lain Diskovera, Turkish Airlines, BookCabin, Dialoog Hotel, IAS Hospitality dan Banyuwangi Airport, membawa enam agen tour and travel terkemuka dari Argentina, Meksiko, Amerika Serikat, Mesir, Polandia, dan Romania untuk merasakan langsung pengalaman otentik di Banyuwangi. Selama tiga hari, mereka menginap di Dialoog Hotel dengan suasana tropis di tepi Selat Bali serta diajak menyelami kekayaan alam dan budaya di berbagai destinasi, antara lain fenomena alam legendaris Ijen Blue Fire, warisan budaya di Desa Wisata Adat Osing Kemiren, De Djawatan, hingga Pantai Boom. 

 

Banyuwangi dinilai memenuhi aspek luxury adventure di mana konsep ini menawarkan lebih dari kemewahan, tetapi juga menyajikan pengalaman petualangan yang otentik, unik, dan mendalam. Program ini, secara khusus menargetkan quality tourism dengan fokus pada kualitas pengalaman wisatawan dan dampak positif yang berkelanjutan bagi destinasi, bukan sekadar pada jumlah kunjungan. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan Average Length of Stay dan Average Spending wisatawan internasional, sehingga memberikan kontribusi ekonomi yang lebih signifikan. 

Kesan mendalam disampaikan oleh Mina Moreno, pemilik perusahaan travel Magiviaje dari Chicago, Amerika Serikat. Ia mengaku perjalanan jauh yang ditempuh sangat sepadan dengan pengalaman yang didapatkan. “Saya sangat senang mendapat kesempatan berkunjung ke Banyuwangi. Saya suka sekali dengan pengalaman yang saya dapat bersama masyarakat yang ramah dan merasakan makanan yang lezat luar biasa. Enam belas jam penerbangan sangat sepadan untuk merasakan pengalaman ini,” ungkap Mina.

Pengalaman tak kalah berharga dirasakan oleh Elena Codrina-Rusu, pemilik perusahaan travel Afaceri asal Romania, khususnya saat mengunjungi Desa Kemiren. "Saya beruntung sekali bisa berkunjung ke Desa Kemiren. Alam dan budaya di sini sangat luar biasa, saya melihat ada kemiripan budaya dengan di Romania, yaitu Batik. Saya sangat senang dan tidak sabar untuk dapat berkunjung lagi,” ujar Elena.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupatan Banyuwangi, Taufik Rohman menyampaikan terima kasih atas dipilihnya Banyuwangi sebagai salah satu destinasi Famtrip.

“Terima kasih kepada Kementerian Pariwisata yang telah memfasilitasi kegiatan Famtrip Luxury ini. Semoga agenda ini dapat meningkatkan awarness Banyuwangi di negara-negara peserta sehingga menarik minat wisatawan dari kalangan menengah atas untuk datang ke Banyuwangi.” ungkapnya.

Melalui respons positif dari agen perjalanan global, Kemenpar optimistis bahwa Banyuwangi siap menjadi powerhouse pariwisata baru yang menawarkan keindahan alam, kekayaan budaya, dan petualangan eksklusif. Program Famtrip ini menjadi langkah nyata dalam mempromosikan Banyuwangi ke pasar internasional, sekaligus untuk memastikan bahwa Banyuwangi memiliki appeal yang kuat untuk menarik wisatawan luxury dari seluruh penjuru dunia.