Kembang Bakung Festival Makin Seru! Belajar Membuat Tempe Organik di Plataran Hayu Edukasi tempe organik di Plataran Hayu
nasional Dinas Kebudayaan & Pariwisata Banyuwangi

Kembang Bakung Festival Makin Seru! Belajar Membuat Tempe Organik di Plataran Hayu

291x Dilihat

Kembang Bakung Festival semakin seru dengan berbagai kegiatan edukasi menarik Berlokasi di Plataran Hayu, puluhan peserta mengikuti edukasi pembuatan tempe organik dengan penuh antusias. Minggu pagi, (21/04/2024).

 

Edukasi ini dimentorin langsung pemilik Tempe Organik Hayu, Heny Dwi Habsari, mengungkapkan para peserta diajak untuk memproses biji kedelai hasil panen petani organik menjadi tempe berkualitas dengan menambahkan probiotik dan ragi.

 

"Jadi bahan utama pembuatan tempe organik ini menggunakan kedelai organik pilihan." ungkap Heny yang juga owner Plataran Hayu.

 

Dalam pembuatan tempe organik, ada beberapa tahapan yang harus dilaksanakan;

1. Kedelai dicuci hingga bersih untuk menghilangkan kotoran dan debu.

2. Kedelai direndam dengan air dan probiotik selama 2 x 24 jam. Proses ini penting untuk melembutkan kedelai dan meningkatkan kandungan nutrisinya.

3. Kedelai yang telah direndam ditiriskan dan dibungkus rapat untuk mengeluarkan gas.

4. Kedelai dihancurkan hingga 75% dan dipisahkan kulit arinya.

5. Kedelai dicuci kembali dan direbus dengan air mendidih selama kurang lebih 40 menit.

6. Kedelai direbus disaring dan diangin-anginkan hingga dingin.

7. Kedelai dicampur dengan ragi hingga rata.

8. Kedelai yang telah dicampur ragi dibungkus daun pisang dan disimpan di tempat gelap selama kurang lebih 24 jam untuk proses fermentasi.

9. Tempe yang telah difermentasi dikeluarkan dan diangin-anginkan hingga kapang sempurna.

 

Heny menambahkan, tempe organik memiliki banyak manfaat, antara lain: lebih sehat karena bebas dari pestisida dan bahan kimia berbahaya, kaya akan protein, serat, dan prebiotik, membantu melancarkan pencernaan, meningkatkan kekebalan tubuh, baik untuk kesehatan jantung.

 

"Saya sangat senang dengan antusiasme para peserta. Ia berharap edukasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi makanan sehat dan organik seperti tempe ini." pungkas Heny.

 

Kembang Bakung Festival digelar selama tiga hari (19-21 April 2024) di 3 tempat yang tidak begitu jauh, yaitu:

 

- Plataran Hayu: Tempat ini merupakan ruang publik yang luas dan nyaman, berbagai macam tanaman organik banyak ditemukan ditempat ini.

 

- De Gentong Resto: Restoran ini menawarkan suasana yang indah dan hidangan lezat, serta menjadi tempat yang tepat untuk menikmati kuliner lokal.

 

- Galeri Batik Mysoen: Galeri ini menampilkan berbagai koleksi batik Banyuwangi yang indah.

 

Lebaran menjadi momen yang tepat untuk mudik dan berkumpul bersama keluarga di Banyuwangi. Dengan berbagai moda transportasi darat dan udara yang tersedia, perjalanan mudik Anda akan semakin mudah, aman, dan nyaman. Agendakan liburanmu hanya di Banyuwangi Aja.