Ijen Geopark Rayakan Ulang Tahun ke-6 dengan Ambassador Camp
Ijen Geopark Rayakan Ulang Tahun ke-6 dengan Ambassador Camp
Memperingati hari jadinya yang ke-6, Ijen Geopark menggelar serangkaian acara bertajuk "Ijen Geopark Ambassador Camp" di camping ground Kalisawah Adventure, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Kegiatan yang berlangsung dari 29 November hingga 1 Desember 2024 ini diikuti oleh 42 peserta terpilih dari Interpreter Geopark Corner dari 14 sekolah di Kabupaten Banyuwangi.
Selama tiga hari, para peserta mendapatkan pengalaman berharga seputar kegeoparkan, termasuk penguatan materi dan pelatihan public speaking. Acara ini juga menjadi momen pengukuhan Ijen Geopark Teen Squad dan awarding lomba Ijen Geopark Corner.
Kepala Bidang Perekonomian Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Kabupaten Banyuwangi, Lukman Hadi, beserta Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Banyuwangi yang diwakili Didik Eko Wahyudi, dan tim dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Banyuwangi turut hadir memeriahkan acara tersebut.
Kabid SMP Dispendik Banyuwangi, Didik Eko Wahyudi menyampaikan harapannya agar ilmu yang didapat peserta dapat ditularkan kepada teman-teman di sekolah masing-masing.
"Nantinya kegiatan interpreter ini tidak hanya untuk dirinya sendiri juga ditukarkan ke teman-teman lainnya. Nanti juga akan didukung oleh kepala sekolah yang ada di Kabupaten Banyuwangi," ungkapnya.
Lebih lanjut Didik menjelaskan bahwa 42 peserta merupakan siswa-siswi terpilih dari 5000an siswa di Banyuwangi dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi teman-teman lainnya.
"Mulai dari Wongsorejo sampe Pesanggaran masih banyak kenakalan remaja. Anak-anak ini terpilih dari 5000an siswa yang ada di Banyuwangi. Semoga bisa diadakan camp dalam skala yang lebih besar lagi," lanjutnya.
General Manager UNESCO Global Geopark Ijen, Abdillah Baraas, menyampaikan rasa terima kasih kepada tim Geopark Ijen yang solid hingga saat ini.
"Ijen Geopark Gelar Ambassador Camp sebagai bentuk syukur sekaligus mengenalkan taman bumi Ijen kepada masyarakat," kata Abdillah.
Abdillah menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menawarkan hiburan dan wisata, tetapi juga mengusung misi pelestarian lingkungan dan menumbuhkan kepedulian terhadap taman bumi di Banyuwangi.
"Tujuan lain agenda ini sebagai ajang transfer ilmu tentang sejarah bumi," imbuhnya.

