Hujan Tak Halangi Antusiasme Pengunjung Festival Ngopi Sepuluh Ewu 2024 di Banyuwangi wisatawan Perancis saat di Festival Ngopi Sepuluh Ewu
nasional Dinas Kebudayaan & Pariwisata Banyuwangi

Hujan Tak Halangi Antusiasme Pengunjung Festival Ngopi Sepuluh Ewu 2024 di Banyuwangi

281x Dilihat

Meskipun sempat diguyur hujan, Festival Ngopi Sepuluh Ewu 2024 tetap dipadati pengunjung. Festival yang digelar di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Sabtu malam (6/10/2024) ini menjadi bukti antusiasme masyarakat untuk menikmati tradisi minum kopi khas Banyuwangi.

 

Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Banyuwangi, Taufik Rohman, mengapresiasi Festival Ngopi Sepuluh Ewu yang telah dimulai sejak tahun 2013. Menurutnya, festival ini merupakan salah satu upaya untuk menggali dan melestarikan potensi budaya di Desa Kemiren.

 

"Ngopi merupakan aktivitas sehari-hari warga Kemiren. Festival Ngopi Sepuluh Ewu ini dikemas menjadi atraksi wisata yang menarik bagi wisatawan," kata Taufik.

 

Taufik berharap Festival Ngopi Sepuluh Ewu dapat menjadi sarana promosi bagi Desa Kemiren dan meningkatkan kunjungan wisatawan. Ia juga mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan kualitas festival ini.

Festival Ngopi Sepuluh Ewu digelar di sepanjang jalan poros Desa Kemiren. Para pengunjung disambut dengan cangkir-cangkir kopi dan jajanan khas desa adat Osing tersebut.

 

Selain menikmati kopi, pengunjung juga dihibur dengan berbagai kegiatan menarik, seperti lomba foto dan penampilan kesenian daerah, musik gedogan, barong Osing, mocoan Lontar Yusuf, pawai budaya, musik Kuntulan.

 

Seorang wisatawan asal Perancis, Thierry Saunois, mengaku terkesan dengan Festival Ngopi Sepuluh Ewu dan keramahan masyarakat Kemiren.

 

"Sangat bangga dengan masyarakat Kemiren yang ramah. Kehangatannya sangat luar biasa," ungkapnya.

 

Festival Ngopi Sepuluh Ewu merupakan salah satu acara tahunan yang digelar di Desa Kemiren. Acara ini bertujuan untuk melestarikan tradisi minum kopi sekaligus mempromosikan produk kopi lokal.