Hari Jadi ke 5, Geopark Ijen Berkomitmen Meneruskan Ilmu Pada Generasi Muda
Geopark Ijen merayakan hari jadi ke-5 pada hari ini, Rabu (29/11) di Agrowisata Tamansuruh, Banyuwangi. Dalam usianya yang kelima, Geopark Ijen telah meraih banyak apresiasi atas sederet prestasi yang telah dicapai.
Salah satu prestasi yang paling membanggakan adalah Geopark Ijen telah berhasil dikukuhkan sebagai anggota UNESCO Global Geopark.
Selain itu, Geopark Ijen juga telah menjalin kerjasama dengan geopark dari negara lain, seperti Aso Geopark (Jepang). Kerjasama ini dilakukan karena kedua geopark memiliki kesamaan, yaitu memiliki kaldera, letusan gunung, dan gempa bumi.
"Kami menjalin kerjasama dengan Aso Geopark karena mereka memiliki geopark yang sama dengan kita. Mereka punya kaldera, letusan gunung, gempa bumi, dan mereka pernah mengalami itu dalam waktu dekat," kata General Manager Geopark Ijen Abdillah Baraas.
Menjelang peringatan hari jadi, Geopark Ijen menggelar rangkaian acara, salah satunya gelaran ethno food di tiga titik, yaitu di Kecamatan Bangorejo, Desa Patoman Kecamatan Blimbingsari, serta Amin Pikin Cungking Kecamatan Giri.
Dalam kesempatan tersebut, Abdillah juga mengurai sejumlah upaya yang telah dilakukan pihaknya untuk meneruskan ilmu mengenai Geopark Ijen kepada generasi muda. Di antaranya melalui edukasi di semua lini lewat geotrip, museum goes to school yang digiatkan di 750 sekolah, serta ngaji geo wisata yang dihadiri total 450 an orang.
"Kami juga hadir di berbagai event internasional yang semakin mengukuhkan eksistensi Geopark Ijen di mata dunia," kata Abdillah.
Hari jadi Geopark Ijen ditandai dengan pelepasan puluhan burung dara dan burung pipit sebagai simbol kelestarian.

