Festival Kembang Goyang Padukan Pameran UMKM dan Workshop Interaktif  Festival Kembang Goyang
nasional Dinas Kebudayaan & Pariwisata Banyuwangi

Festival Kembang Goyang Padukan Pameran UMKM dan Workshop Interaktif 

261x Dilihat

Akhir pekan ini, lingkungan Karangasem, Kelurahan Bakungan, Banyuwangi dimeriahkan oleh Festival Kembang Goyang. Kegiatan tersebut berlangsung terpusat di De-Gentong Resto selama dua hari, yakni 28 sampai 29 September 2024. Festival ini menjadi sorotan lantaran menggabungkan hiburan, edukasi, dan semangat cinta terhadap lingkungan dalam satu kemasan. 

Festival Kembang Goyang diadakan sebagai lanjutan dari kesuksesan Festival Kembang Bakung pada bulan April lalu. Dengan konsep yang serupa, festival ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik wisata di Karangasem sebagai alternatif destinasi bagi wisatawan. Festival ini pun berisi berbagai kegiatan menarik seperti pameran UMKM, suguhan kesenian tradisional, nonton bareng (nobar) film, live music, dan berbagai workshop interaktif.

Salah satu highlight dari festival ini adalah workshop yang memungkinkan pengunjung untuk berpartisipasi langsung dalam berbagai kegiatan, memberikan pengalaman yang lebih otentik dan mendalam.

“Kami ingin menciptakan suasana yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik dan melibatkan komunitas,” ungkap Siti Romelah, pemateri workshop ecoprint. 

Selain itu, festival ini memberikan dampak positif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lingkungan. Dengan balutan musik jazz yang berkelas, pameran UMKM kali ini terasa mewah. Banyak produk lokal yang dipamerkan dan dijual, membuka peluang baru bagi para pengusaha untuk memperkenalkan karya mereka kepada wisatawan.

“Kami sengaja mengemas pameran UMKM dengan sentuhan istimewa agar UMKM dapat naik kelas, tidak hanya pameran di acara pada umumnya,” beber Syamsudin, Ketua AKRAB, Induk Asosiasi UKM dan IKM Banyuwangi. 

Festival Kembang Goyang akan menjadi agenda rutinan yang digelar setiap empat bulan sekali. “Respon positif yang kami dapatkan ini memberikan semangat untuk terus menghadirkan festival. Hal ini juga sekaligus memberi ruang bagi teman-teman pelaku UMKM untuk dapat berjualan dengan cara berbeda,” imbuh Syamsudin. 

Dengan berbagai kegiatan menarik yang ditawarkan, Festival Kembang Goyang tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai wahana edukasi. Hal ini tentu akan menciptakan iklim wisata yang bagus di Lingkungan Karangasem, mengingat kawasan tersebut dipadati oleh homestay jujukan turis.