Festival Cokelat 2025, Mengukir Jejak Agrowisata di Waduk Sidodadi
Festival Cokelat 2025 yang diselenggarakan di Waduk Sidodadi, Glenmore, Banyuwangi, sukses mengintegrasikan sektor pariwisata dengan agribisnis lokal (22/06/2025). Pemilihan lokasi waduk menjadi strategi jitu untuk mengangkat destinasi wisata yang kaya akan potensi pertanian.
Acara berlangsung selama dua hari, yakni 21 dan 22 Juni 2025 dan dimeriahkan oleh 30 stan UMKM yang menjajakan beragam produk olahan cokelat.
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Ilham Juanda, menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar ajang promosi komoditas kakao dan cokelat tetapi juga sebagai panggung bagi kreasi dan inovasi masyarakat, khususnya para petani.
"Festival harus selalu punya nilai lebih. Selain cokelat, tahun ini kita juga angkat komoditas kopi dan gula, karena Glenmore memiliki kekayaan pertanian luar biasa. Ini menjadi festival yang tidak hanya meriah, tapi juga berdaya guna secara ekonomi,” ungkap Ilham.
Integrasi antara destinasi wisata dan agribisnis menjadi fokus utama festival tahun ini. Pengunjung tidak hanya disuguhi aneka produk cokelat, tetapi juga diajak memahami lebih dalam potensi pertanian Glenmore, khususnya kakao, kopi, dan gula. Inovasi ini berhasil memikat minat pengunjung dari dalam maupun luar daerah, menjadikan Festival Cokelat 2025 sebagai acara yang tak hanya menghibur, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pengembangan agrowisata di Banyuwangi.
Berbagai kegiatan yang disuguhkan pun dirancang untuk memberikan pengalaman yang menyeluruh dan edukatif. Mulai dari atraksi budaya seperti lomba Gandrung yang memukau, hingga kegiatan rekreasi keluarga seperti jalan sehat gembira, serta lomba mewarnai dan fashion show anak-anak yang penuh keceriaan. Tak hanya itu, aspek edukasi pun tak luput dari perhatian. Sesi edukasi tentang kakao kepada pelajar menjadi salah satu program unggulan, menanamkan pengetahuan dan kecintaan terhadap komoditas lokal sejak dini.
Keberhasilan Festival Cokelat 2025 di Waduk Sidodadi menjadi bukti konkret bahwa kolaborasi antara sektor pariwisata dan pertanian memiliki potensi luar biasa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Festival ini bukan hanya meninggalkan jejak manis dari olahan cokelat, tetapi juga harapan besar bagi masa depan agrowisata Banyuwangi yang semakin gemilang.

