Festival Anak Shaleh Berjalan Khidmad, Ratusan Pelajar Ikuti Lomba Keagamaan
Guna meningkatkan motivasi pada anak, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar Festival Anak Shaleh. Acara berlangsung dengan sukses dan meriah di Pondok Pesantren Mabadi’ul Ihsan Blokagung pada Rabu pagi (18/10). Momen ini menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk mempertajam potensi dalam bidang keagamaan.
Festival Anak Shaleh dibuka oleh Bupati Banyuwangi melalui sambungan online. Ipuk menyampaikan rasa bahagia serta terima kasih kepada segenap pengasuh Pondok Pesantren Mabadi’ul Ihsan atas segala fasilitas yang dierikan guna menyukseskan acara.
“Mudah mudahan festival ini menjadi jalan bagi kalian, anak-anak yang kelak akan menjadi pemimpin, untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas kalian agar ke depannya dapat menjadi anak-anak yang hebat,” pesan Ipuk.
Melalui tema “Generasi cerdas, moderat dan berakhlak mulia”, para pelajar diharapkan dapat menjaga keberagaman serta berakhlak mulia yang berpikir kritis, mandiri dan kreatif. Adapun tujuan diadakannya festival ini adalah untuk menumbuhkan iman dan taqwa, memberikan ruang kepada pelajar untuk mengekspresikan keIslamannya secara kolektif, serta untuk menumbuhkan ajang konsolidasi atau ukhwah Islamiah.
Sejak diadakan pertama kali pada tahun 2019 lalu, Festival Anak Sholeh terbukti berkontribusi terhadap peningkatan sumber daya anak-anak di Banyuwangi. Sebagaimana disampaikan oleh Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi,
“Hasil dari evaluasi setiap tahunnya, festival ini memiliki pengaruh yang kuat terhadap pembentukan karakter anak-anak kita dalam kehidupan Islami sehingga banyak satuan pendidikan yang menjadikan karakteristik keunggulannya di bidang keagamaan dengan melakukan program pembiasaan keagamaan di sekolah,” papar Alfian.
Terdapat berbagai lomba keagamaan yang digelar dalam festival ini. Untuk jenjang TK diadakan lomba MHQ dan menggambar, untuk SD loma MHQ dan Pildacil sementara untuk SMP terdapat lomba MHQ dan MTQ. Masing-masing bidang diikuti 100 orang peserta dengan jumlah keseluruhan 600 orang peserta. Lomba tersebut tentu menjadi ladang regenarasi yang baik dalam bidang keahlian dakwah.
Festival Anak Shaleh pada hari ini merupakan rangkaian acara menuju Hari Santri Nasional yang akan diselenggarakan pada tanggal 22 Oktober nanti di Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Acara-acara tersebut merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk terus mendukung proses belajar anak-anak. Hal itu merupakan modal jangka panjang untuk memajukan sumber daya manusia di Kabupaten Banyuwangi.

