Dongkrak Ekonomi Warga, Event BIG Downhill 2026 Bikin Penginapan di Kawasan Ijen Full Booking BIG Downhill 2026
nasional Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi

Dongkrak Ekonomi Warga, Event BIG Downhill 2026 Bikin Penginapan di Kawasan Ijen Full Booking

113x Dilihat

Taman Wisata Alam Kawah Ijen merupakan salah satu primadonanya Banyuwangi. Keindahan alam di kawasan ujung timur Pulau Jawa ini terus menjadi magnet bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara.

 

Tak hanya kawasan puncaknya, lereng Gunung Ijen di Banyuwangi juga memiliki pemandangan yang tak kalah indah. Hijaunya pepohonan dan sejuknya udara pegunungan menyajikan panorama yang selalu memikat siapa saja yang berkunjung.

 

Dengan kontur tanah miring, kawasan lereng Gunung Ijen sangat cocok untuk dijadikan arena downhill. Jalur alami yang terbentuk dari bentang alamnya memberikan tantangan tersendiri bagi para pecinta olahraga ekstrem.

 

Pada tanggal 19-20 September 2026 nanti, Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill akan kembali digelar. Event tahunan ini selalu dinantikan oleh para komunitas dan pegiat olahraga bersepeda gunung dari berbagai daerah.

 

Di tahun ini, BIG Downhill masuk ke dalam kalender internasional UCI (Union Cycliste Internationale) yang merupakan organisasi induk balap sepeda dunia. Masuknya event ini ke level internasional menjadi bukti kualitas trek yang dimiliki Banyuwangi.

 

Kejuaraan ini nantinya bakal menjadi ajang berkumpul para pembalap downhill internasional. Kehadiran para atlet kelas dunia ini dipastikan akan meningkatkan kualifikasi dan gengsi dari kompetisi tersebut.

 

Dampak ekonomi di kawasan Tamansari, Licin mulai dirasakan para pengelola penginapan seperti homestay. Tingkat okupansi kamar meningkat signifikan menjelang hari penyelenggaraan kejuaraan balap sepeda gunung tersebut.

 

"Penginapan kami keseluruhan kamar dibooking tim dari Bekasi mulai 11-20 September. Kami harap kegiatan seperti ini berkelanjutan sehingga sangat berdampak pada pelaku pariwisata di sekitar Ijen," kata Dony, pemilik penginapan The Royale of Ijen Resort.

 

Peningkatan pesanan ini memberi angin segar bagi perekonomian warga lokal. Selain sektor penginapan, sektor kuliner dan UMKM di sekitar lereng Ijen juga turut merasakan dampak positifnya.

 

Venue perlombaan berada di Gantasan Ijen Bike Park yang memiliki ketinggian sekitar 600-700 mdpl. Area ini memang didesain khusus untuk menunjang kompetisi sepeda balap dengan standar keamanan dan fasilitas yang memadai.

 

Lokasi trek yang berada di ketinggian dengan jalur cukup ekstrem, menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta. Kelokan tajam, turunan curam, serta rintangan alami menuntut konsentrasi penuh dari setiap pembalap.

 

Selain menaklukkan trek, mereka juga harus bersaing memamerkan keahlian whipping saat melompat di udara. Atraksi udara ini menjadi salah satu penilaian penting sekaligus pemandangan yang paling ditunggu oleh penonton.

 

Perlombaan ini diharapkan dapat memunculkan bibit pembalap profesional serta memajukan dunia sport tourism Banyuwangi. Kehadiran kejuaraan rutin berkelas dunia diyakini mampu melahirkan atlet muda berbakat yang siap bersaing di kancah global.

 

Aksi para peserta tentu akan menjadi atraksi menarik yang memacu adrenalin. Setiap lekuk jalur yang dilewati para pembalap siap menyajikan tontonan spektakuler bagi para pecinta olahraga ekstrem.

 

Melalui perpaduan pesona alam dan kejuaraan olahraga internasional, Banyuwangi semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia. Event ini tidak hanya mengangkat nama Ijen Geopark, tetapi juga membawa dampak kesejahteraan langsung bagi masyarakat setempat.