Banyuwangi Sabet Dua Penghargaan dari Pemprov Jatim
Kabupaten Banyuwangi kembali meraih penghargaan dari Pemprov Jawa Timur. Tak tanggung-tanggung, kali ini dua penghargaan sekaligus berhasil disabet dalam kegiatan Sapa Insan Budaya dan Pariwisata Jawa Timur. Penghargaan yang berhasil diraih Banyuwangi antara lain Kepala Daerah Pendukung Kebudayaan Terbaik serta penghargaan atas terpilihnya Festival Gandrung Sewu dan Banyuwangi Ethno Carnival sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN).
Kegiatan Sapa Insan Budaya dan Pariwisata Jawa Timur berlangsung meriah di gedung Graha Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur pada Rabu malam (07/01). Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Timur memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang berhasil mendukung kegitan pariwisata serta mengembangkan seni budaya di daerahnya. Dalam hal ini, Bupati Banyuwangi yang diwakili oleh Sekretaris Daerah menerima dua kategori penghargaan tersebut.
Sebagaimana kita tahu, pada tahun 2023 Banyuwangi menorehkan prestasi fenomenal dalam keberhasilannya menjadikan Geopark Ijen sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark. Prestasi tersebut turut mengantarkan Provinsi Jawa Timur mendapat berbagai penghargaan di bidang pengembangan desa wisata, peningkatan event pariwisata, promosi pariwisata hingga pengusulan warisan budaya tak benda.
Sedangkan di tahun ini, dua agenda Banyuwangi Festival berhasil menembus kalender Karisma Event Nusantara (KEN) yang sangat bergengsi. Kalender KEN 2024 berisi sebanyak 110 event yang dikurasi dari seluruh penjuru Nusantara. Ini menjadi prestasi tersendiri bagi Kabupaten Banyuwangi karena hanya ada delapan festival Jawa Timur yang masuk ke dalam KEN dan dua di antaranya milik Banyuwangi.
Sapa Insan Budaya dan Pariwisata Jawa Timur merupakan kegiatan yang diselenggarakan atas inisiasi para pelaku pariwisata dan seniman Jawa Timur yang menjadi mitra dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur. Tak kurang dari seribu seniman dan pelaku pariwisata hadir memeriahkan malam penganugerahan tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adala untuk mengkolaborasikan semangat dan cita cita membangun kepariwisataan dan kebudayaan di Jawa Timur secara masif dan inklusif.

