Banyuwangi Kembali Rajut Tali Asih dengan Pelaku Seni, Wisata dan Budayawan Tali asih pelaku seni, budayawan dan pariwisata di Banyuwangi
nasional Dinas Kebudayaan & Pariwisata Banyuwangi

Banyuwangi Kembali Rajut Tali Asih dengan Pelaku Seni, Wisata dan Budayawan

370x Dilihat

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kembali memberikan tali asih kepada para pelaku seni, wisata dan budayawan. Acara berlangsung khidmat pada Selasa siang (26/03) di Pelinggihan Prabu Tawangalun Disbudpar Banyuwangi. 

 

Acara dihadiri langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Festiandani Azwar Anas. Bupati menyampaikan bahwa ini adalah bentuk apresiasi terhadap para pelaku seni, wisata dan budayawan atas kinerja mereka. Ini juga sekaligus menjadi bentuk kepedulian dan komitmen Pemkab dalam mendukung perkembangan bidang pariwisata, seni dan budaya. 

 

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja-kerja kebudayaan yang dilakukan bapak ibu sekalian. Tali asih ini nilainya tidak seberapa, namun inilah komitmen kami untuk mensupport dan membagikan “kue” hasil dari berkembangnya sektor pariwisata di Banyuwangi,” jelas Ipuk.

 

Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi menyampaikan bahwa di tahun ini terdapat seartus orang pelaku seni, wisata dan budayawan yang mendapat undangan tali asih. 

 

“Undangan hari ini terdiri dari empat puluh empat pengelola wisata lima puluh enam seniman dan budayawan. Semoga tali asih ini dapat menjadi semangat bagi teman-teman sekalian untuk terus berkarya,” pungkas Taufik Rohman.

 

Seluruh undangan mendapatkan tali asih berupa uang tunai senilai Rp. 500.000. Tahun merupakan tahun ketiga penyelenggaraan tali asih bagi pelaku wisata, seni dan budayawan. Hingga kini, terdapat tiga ratus orang pelaku wisata, seni dan budayawan yang telah menerima tali asih dari Pemda. Acara ini selalu diselenggaran pada Bulan Ramadhan dengan harapan dapat membantu dan menjadi penyemangat saat Idul Fitri nanti. 

 

“Kami sangat terharu dan merasa terhormat atas penghargaan ini. Bagi saya pribadi, saya sangat senang karena dapat berjumpa dengan orang-orang hebat. Semoga kita semua dapat konsisten dalam membangun seni dan budaya di Banyuwangi,” ungakap Ria Oktaviaana, perwakilan seniman. 

 

Di tengah kemajuan era teknologi, Pemkab terus berupaya menyeimbangkannya dengan melestarikan kebudayaan. Pelaku wisata, seni dan budayawan memegang peran penting dalam upaya pelestarian tersebut. Terlebih, sektor pariwisata Banyuwangi kini telah bangkit kembali dan intensitas interaksi dengan budaya luar semakin tinggi. 

 

“Jangan sampai tradisi dan budaya di Banyuwangi ini hanya menjadi makeup untuk menyedot wisatawan dan investor. Kita harus mengintegrasikan perkembangan pariwisata dengan perkembangan seni budaya agar menjadi satu badan utuh yang saling menyokong,” jelas Ipuk.

 

Bupati juga mengingatkan pentingnya kolaborasi dan regenerasi dalam dunia seni budaya. Ia menghimbau para seniman dan budayawan agar terus berinovasi agar dapat menelurkan ide-ide baru yang dapat sejajar dengan seni kontemporer. Keterlibatan anak muda dalam dunia seni budaya juga sangat penting karena selain sebagai penerus, anak muda juga menyimpan potensi dan ide-ide yang segar.