Banyuwangi Kembali Menggelar Workshop Kelas Kreatif, Kali Ini Pembuatan Headpiece Kostum Karnaval
Banyuwangi kembali menunjukkan semangatnya dalam mengembangkan kreativitas masyarakat, khususnya di bidang fashion. Pada Jumat sore, (2/8/2024), Banyuwangi Creative Hub menjadi saksi digelarnya Kelas Kreatif dengan tema National Costume dan Accessories. Kelas yang dimentori langsung oleh desainer nasional, Annisa Febby, ini berhasil menarik minat para peserta untuk belajar membuat headpiece atau mahkota dengan bahan-bahan sederhana.
Annisa Febby, sosok di balik desain kostum-kostum unik dan memukau, berbagi ilmu dan pengalamannya kepada para peserta.
“Hari ini kita fokus pada pembuatan headpiece. Bahan-bahan yang kita gunakan sangat sederhana, seperti bando, kabel ties, lem tembak, dan cat. Peserta bebas berkreasi sesuai imajinasinya,” ujar Febby.
Tujuan dari kelas ini adalah untuk menginspirasi dan membekali para peserta dengan keterampilan membuat kostum, khususnya aksesori seperti headpiece. Harapannya, kegiatan ini dapat melahirkan lebih banyak lagi entrepreneur muda di bidang fashion, khususnya kostum.
Sekitar 20 peserta dari berbagai kecamatan di Banyuwangi antusias mengikuti kelas ini. Salah satu peserta, Ilfi Choiru dari Kecamatan Giri, mengungkapkan kegembiraannya.
“Saya sangat senang bisa mengikuti kelas ini. Materinya sangat menarik, terutama tentang pembuatan headpiece. Saya berharap kelas-kelas seperti ini bisa terus diadakan,” ungkapnya.
Ilfi menambahkan bahwa ia tertarik mengikuti kelas ini karena ingin belajar dari seorang desainer profesional seperti Annisa Febby.
“Saya penasaran bagaimana cara Kak Annisa membuat kostum-kostum yang begitu indah dan bisa dipakai di tingkat internasional,” imbuhnya.
Kelas kreatif ini merupakan salah satu bentuk upaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam mengembangkan potensi kreatif masyarakat. Dengan adanya kelas-kelas seperti ini, diharapkan semakin banyak masyarakat Banyuwangi yang terlibat dalam industri kreatif dan mampu menciptakan produk-produk yang bernilai jual tinggi.Banyuwangi Kembali Menggelar Workshop Kelas Kreatif, Kali Ini Pembuatan Headpiece Kostum Karnaval
Banyuwangi kembali menunjukkan semangatnya dalam mengembangkan kreativitas masyarakat, khususnya di bidang fashion. Pada Jumat sore, (2/8/2024), Banyuwangi Creative Hub menjadi saksi digelarnya Kelas Kreatif dengan tema National Costume dan Accessories. Kelas yang dimentori langsung oleh desainer nasional, Annisa Febby, ini berhasil menarik minat para peserta untuk belajar membuat headpiece atau mahkota dengan bahan-bahan sederhana.
Annisa Febby, sosok di balik desain kostum-kostum unik dan memukau, berbagi ilmu dan pengalamannya kepada para peserta.
“Hari ini kita fokus pada pembuatan headpiece. Bahan-bahan yang kita gunakan sangat sederhana, seperti bando, kabel ties, lem tembak, dan cat. Peserta bebas berkreasi sesuai imajinasinya,” ujar Febby.
Tujuan dari kelas ini adalah untuk menginspirasi dan membekali para peserta dengan keterampilan membuat kostum, khususnya aksesori seperti headpiece. Harapannya, kegiatan ini dapat melahirkan lebih banyak lagi entrepreneur muda di bidang fashion, khususnya kostum.
Sekitar 20 peserta dari berbagai kecamatan di Banyuwangi antusias mengikuti kelas ini. Salah satu peserta, Ilfi Choiru dari Kecamatan Giri, mengungkapkan kegembiraannya.
“Saya sangat senang bisa mengikuti kelas ini. Materinya sangat menarik, terutama tentang pembuatan headpiece. Saya berharap kelas-kelas seperti ini bisa terus diadakan,” ungkapnya.
Ilfi menambahkan bahwa ia tertarik mengikuti kelas ini karena ingin belajar dari seorang desainer profesional seperti Annisa Febby.
“Saya penasaran bagaimana cara Kak Annisa membuat kostum-kostum yang begitu indah dan bisa dipakai di tingkat internasional,” imbuhnya.
Kelas kreatif ini merupakan salah satu bentuk upaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam mengembangkan potensi kreatif masyarakat. Dengan adanya kelas-kelas seperti ini, diharapkan semakin banyak masyarakat Banyuwangi yang terlibat dalam industri kreatif dan mampu menciptakan produk-produk yang bernilai jual tinggi.

