Banyuwangi Kembali Gelar Event Kita Bisa, Dukung Pengembangan Kompetensi Penyandang Disabilitas
Banyuwangi kembali menggelar event Kita Bisa. Event ini digelar sebagai dukungan kepada pengembangan kompetensi para penyandang disabilitas. Selain itu, event ini juga sekaligus memperingati Hari Disabilitas Dunia yang jatuh pada tanggal 3 Desember.
Salah satu rangkaian kegiatan Kita Bisa adalah Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) serta Pekanbaru Olahraga Khusus untuk anak-anak berkebutuhan khusus. FLS2N diikuti oleh siswa-siswi penyandang disabilitas dari berbagai sekolah di Banyuwangi.
Sementara itu, Pekanbaru Olahraga Khusus diikuti oleh atlet-atlet penyandang disabilitas dari berbagai cabang olahraga.
Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno menyampaikan, kegiatan-kegiatan tersebut dimaksudkan untuk mengingatkan kita bahwa pendidikan inklusi pada umumnya adalah untuk meningkatkan sikap anti diskriminasi, perjuangan atas hak, kesempatan dan keadilan atas pendidikan bagi semua tanpa pandang bulu.
"Event Kita Bisa juga merupakan implementasi dari amanah Undang-undang, Permendikbud, hingga Peraturan Bupati Banyuwangi yang mengatur tentang pemenuhan hak-hak para penyandang disabilitas," kata Suratno di Aula SDN Model Banyuwangi.
Sementara itu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut, pihaknya berkomitmen bahwa para anak-anak penyandang disabilitas harus mendapatkan kesempatan untuk meraih pendidikan yang lebih baik. Untuk itu, Pemkab Banyuwangi memberikan penganggaran khusus untuk mendukung kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan kompetensi para penyandang disabilitas.
"Kami ingin para penyandang disabilitas juga bisa berprestasi dan meraih cita-citanya. Kami akan terus mendukung mereka untuk mewujudkannya," kata Ipuk.

