Banyuwangi Drag Bike 2023 Sukses Guncang Sirkuit Letter S Dasri
Suara lolongan knalpot pembalap drag bike memecah Sirkuit Letter S Dasri pada Minggu siang (19/11). Untuk kedua kalinya di tahun ini, Banyuwangi Otomotif Sport Club (BOSC) menggelar ajang drag bike. Cuaca terik tak menghalangi antusias ratusan penonton yang memadati rute sepanjang 202 meter itu.
Ajang balap itu dibuka langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani Azwar Anas. Dalam sambutannya, Ipuk menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara serta motivasi untuk para peserta balap.
“Ajang ini memiliki makna yang luas, bukan hanya sekedar menang dan kalah, tetapi bagaimana kita dapat menumbuhkan jiwa kompetisi yang sehat. Pemerintah akan terus berupaya mendukung dan memfasilitasi kegiatan ini sehingga harapannya dapat menggali kreativitas baru, saling sharing ilmu hingga dapat meningkatkan kualitas dunia otomotif di Banyuwangi,” papar Ipuk.
Sebanyak 116 tim peserta dengan 400 starter mengguncang sirkuit pada siang itu. Peserta berasal dari wilayah Jawa, Bali serta Nusa Tenggara Barat. Terdapat lima jenis kelas yang dipertandingkan antara lain jenis bebek, matic, sport di bawah dan di atas 150cc, FFA dan matic 300cc serta herex s/d 300cc.
Drag Bike yang dikelola BOSC ini merupakan ajang yang cukup bergengsi di kalangan pembalap drag. Tak main-main, peserta yang mengikuti ajang ini merupakan jebolan kompetisi nasional, salah satunya Raka Komang. Ia merupakan penyabet juara umum kejuaraan nasional Idonesia Drag Works tahun 2023 yang diadakan di Wonosari, DI Yogyakarta.
“Sebelum turun ke sirkuit, saya dan tim terus melakukan setting. Harapannya hari ini bisa menyabet juara umum lagi,” ungkap pembalap yang tergabung dalam tim Wijaya Racing Kediri itu.
Ketua BOSC menyampaikan bahwa pihaknya selama ini selalu bekerja dengan standar tinggi dan sesuai SOP. Tak heran, pada tahun ini BOSC menerima penghargaan dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) lantaran kualitas kerja memuaskan. Sirkuit Letter S Dasri pun digadang-gadang menjadi sirkuit drag terbaik di wilayah Banyuwangi, Bali serta NTB.
Ajang Banyuwangi Drag Bike sendiri telah masuk ke dalam agenda Banyuwangi Festival. Pemerintah secara nyata mendukung dan memfasilitasi ajang balap tersebut agar tidak terjadi balap liar yang membahayakan. Melalui ajang ini, bakat dan minat anak-anak muda dapat tersalurkan dengan benar sehingga dapat menorehkan prestasi.

