Banyuwangi BMX Supercross 2026 Bawa Berkah Suminten pemilik penginapan sekitar Sirkuit BMX Muncar
nasional Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi

Banyuwangi BMX Supercross 2026 Bawa Berkah

116x Dilihat

Gelaran kompetisi balap sepeda internasional Banyuwangi BMX Supercross 2026 yang resmi digulirkan akhir pekan ini membawa berkah luar biasa bagi masyarakat lokal. Tak hanya menyajikan persaingan sengit para rider dunia, event kelas dunia ini juga sukses mendongkrak perekonomian warga di sekitar Sirkuit BMX Internasional Muncar, Banyuwangi.

 

Rasa bangga dan syukur salah satunya diungkapkan oleh Suminten, salah seorang pemilik penginapan di sekitar area sirkuit. Bagi Suminten, ajang tahunan ini bukan sekadar tontonan olahraga, melainkan motor penggerak ekonomi yang nyata bagi dirinya dan tetangga sekitar yang membuka jasa akomodasi dadakan.

 

"Saya sangat bersyukur adanya gelaran event di sini karena bisa menambah nilai ekonomi saya dan warga sekitar sini. Namun saya juga sangat senang karena tamunya ramah sehingga seperti keluarga sendiri," ungkap Suminten, Sabtu (27/6/2026).

 

Keramahan dan kesiapan warga Muncar dalam menyambut para tamu internasional ini rupanya tidak datang begitu saja. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi jauh-jauh hari telah membekali sedikitnya 50 orang pemilik penginapan di sekitar Sirkuit Muncar dengan pelatihan hospitality standar industri perhotelan.

 

Dalam program pemberdayaan tersebut, warga dilatih langsung oleh manajemen hotel berjejaring yang ada di Banyuwangi. Mereka diajarkan cara menyambut tamu, menjaga kebersihan kamar, hingga menyajikan pelayanan prima layaknya hotel berbintang namun tetap mempertahankan kearifan lokal.

 

"Sebelumnya kami telah dilatih dalam menerima tamu. Jadi kami tidak gugup dan tau cara memperlakukan tamu dengan benar," pungkas Suminten.

 

Kompetisi balap sepeda Banyuwangi BMX Supercross 2026 sendiri resmi dimulai dan digeber selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (27-28/6/2026). Ajang bergengsi ini memegang status mentereng sebagai satu-satunya event BMX di Indonesia yang masuk dalam kalender resmi federasi balap sepeda dunia (Union Cycliste Internationale/UCI).

 

Daya tarik utama kompetisi ini tak lepas dari kemegahan Sirkuit Muncar yang dikenal memiliki trek salah satu yang terpanjang di dunia. Dirancang oleh arsitek BMX kenamaan dunia, Tom Ritzenthaler, lintasan sepanjang 465 meter ini memiliki tingkat kesulitan tinggi, termasuk empat obstacle high jump yang menjadi jumlah terbanyak di dunia.

 

Fasilitas sirkuit kebanggaan warga Bumi Blambangan ini juga sangat mumpuni. Lintasan dilengkapi dua start gate setinggi 5 dan 8 meter, serta tujuh line dengan karakter berbeda yang dirancang khusus untuk memungkinkan berbagai kelas perlombaan internasional digelar secara simultan.

 

Apresiasi tinggi pun datang dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) Indonesia Cycling Federation (ICF), Jadi Rajagukguk. Pihaknya memuji konsistensi Banyuwangi yang terus berkomitmen menggelar kejuaraan internasional kelas C1 yang menawarkan poin tinggi bagi para atlet untuk mendongkrak peringkat dunia mereka.

 

"Terima kasih Banyuwangi telah konsisten menggelar kejuaraan internasional. BMX Supercross ini merupakan agenda resmi UCI, dan masuk dalam kategori C1 yang memiliki poin tinggi. Dengan demikian banyak peserta baik dalam negeri maupun luar negeri yang ikut dalam kompetisi ini," kata Jadi Rajagukguk.

 

Pada edisi 2026 ini, Banyuwangi BMX Supercross sukses menyedot perhatian 331 pembalap. Mereka datang dari berbagai provinsi di Indonesia, serta deretan rider tangguh mancanegara yang berdatangan dari Thailand, Singapura, hingga Filipina untuk menaklukkan ekstremnya sirkuit Muncar.