Banyuwangi Akan Gelar Festival Musik 'SEAmphony', Dukung Paket Wisata 3B Kemenpar RI SEAmphony Music Banyuwangi
nasional Dinas Kebudayaan & Pariwisata Banyuwangi

Banyuwangi Akan Gelar Festival Musik 'SEAmphony', Dukung Paket Wisata 3B Kemenpar RI

239x Dilihat

Kabar gembira datang untuk para pelancong dan pecinta musik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi membuat gebrakan di dunia pariwisata. Terbaru, Banyuwangi akan menggelar Festival Musik 'SEAmphony'. Gebrakan ini bertujuan mendukung program paket wisata tiga wilayah strategis, yakni Banyuwangi, Bali Utara, dan Bali Barat (3B), yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar RI).

 

Program 3B adalah upaya strategis yang dirancang untuk mengintegrasikan potensi wisata tiga kabupaten tersebut, menciptakan pengalaman liburan yang lebih kaya, berkesinambungan, dan minim terputus. Menyambut inisiatif mega-project ini, Pemkab Banyuwangi tancap gas dengan sebuah gebrakan festival musik bertajuk SEAmphony. Festival ini diharapkan dapat merevolusi pengalaman liburan para wisatawan di kawasan tersebut.

 

Festival musik SEAmphony dijadwalkan akan diselenggarakan pada 28 November 2025 di lokasi eksotis, yaitu Villa So Long, Banyuwangi. Lokasi ini dipilih karena memiliki pemandangan menawan tepat di tepi pantai Selat Bali, menjanjikan pengalaman intimate concert yang tak terlupakan bagi para penonton.

 

Tak main-main, SEAmphony akan menghadirkan musisi-musisi papan atas untuk memanjakan telinga. Salah satu nama besar yang akan tampil adalah Donnie Sibarani, mantan vokalis Ada Band yang dikenal dengan suara emasnya. Selain itu, panggung juga akan diramaikan oleh penyanyi berbakat Mieska Adinda, jebolan program TV "The Voice Kids", yang siap menghangatkan suasana intimate concert di tepi selat Bali yang memukau.

 

Penyelenggaraan acara megah ini tidak hanya sekadar hiburan semata. Di sisi lain, acara ini memiliki misi sosial ekonomi yang penting. Festival SEAmphony sengaja dirancang untuk menjadi ajang pendorong ekonomi kerakyatan. Tentu saja dengan melibatkan dan membuka pintu rezeki yang melimpah bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal yang ada di Banyuwangi.

 

Sementara itu, paket wisata 3B yang diinisiasi Kemenpar RI dirancang untuk mengakomodasi berbagai preferensi wisatawan dengan pilihan transportasi yang sangat lengkap. Wisatawan kini memiliki alternatif perjalanan yang beragam, mulai dari Kapal Laut, Kereta Api, Bus, hingga Pesawat, menjadikan akses ke kawasan ini semakin mudah.

 

Setiap wilayah dalam paket 3B menyuguhkan pesona unik yang tak boleh dilewatkan. Bali Utara menawarkan keindahan Desa Tembok, Desa Les, Pantai Lovina, dan Pantai Pemuteran. Bali Barat memamerkan Pantai Medewi, Pantai Dlod Berawah, Gilimanuk, serta keindahan Taman Nasional Bali Barat dengan si Jalak Bali yang ikonik.

 

Banyuwangi sendiri tak kalah mempesona dengan segudang destinasi andalan yang sudah mendunia, seperti Pantai Boom Marina, Kawah Ijen, Alas Purwo, Teluk Ijo, dan Pulau Merah. Kolaborasi ini muncul dari kesadaran bahwa potensi wisata di Kawasan 3B jauh melampaui sekadar kawahnya, tetapi juga destinasi bahari, budaya, dan alam yang luas.

 

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Ainur Rofiq menyampaikan, integrasi ini penting untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan. 

 

"Selama ini, wisatawan cenderung hanya datang, mendaki Ijen, lalu langsung pulang," kata Ainur Rofiq. Selasa, (11/11/2025).

 

Rofiq menambahkan, ia ingin mereka tinggal lebih lama di Banyuwangi dengan mengintegrasikan 3 Kabupaten.

 

"Dengan Festival SEAmphony, kami ingin memberikan pengalaman baru bagi wisatawan untuk menikmati musik sambil menikmati keindahan Selat Bali, dan membelanjakan uangnya untuk produk UMKM lokal. Ini adalah kunci peningkatan ekonomi pariwisata kita." pungkas Rofiq.