Kawah Ijen


1. Keindahan Alam

Kawah Ijen memiliki fenomena alam yaitu api biru, fenomena ini hanya ada dua di dunia di Kawah Ijen dan di Dallol Volcano, Danakil Drepression, Ethiophia hanya saja di sini tidak setiap saat seperti halnya di Kawah Ijen. Fenomena alam ini muncul saat malam hari, Hal ini muncul akibat gas belereng yang keluar dari pipa gas. Saat mentari tiba Kawah berwarna hijau akan terlihat keindahannya. Kawah berwarna Hijau tosca memiliki kandungan zat asam terbesar di dunia dan memiliki kedalaman hingga 200

2. Ada apa saja di ijen ?

Selain keindahan alam, sepanjang perjalanan akan kalian temui para penambang belerang hilir mudik. Keranjang angkut dan troli akan penuh dengan bongkahan belerang. Mereka yang menggunakan kerangjang dengan cara di panggul, bisa membawa belerang mencapai 80 - 100 kg. Para penambang akan mengambil belerang di bibir kawah, membawa ke puncak dan berpindah ke troli untuk di bawa turun ke penambungan. Belerang akan di di jual Rp. 1000 per kg ke pabrik untuk di olah menjadi barang setengah yang berada

3. Akses menuju Kawah Ijen

Kawah Ijen dapat di tempuh 45 - 1 jam perjalanan dari pusat kota Banyuwangi menuju pos pemberhentian terakhir "PALTUDING", dari sini pendakian di mulai melewati jalan setapak dengan kemiringan bervariasi. Dari pos Paltuding menuju puncak perjalanan sejauh 3km estimasi waktu tempuh 1-3 jam perjalanan. Sebelumnya membeli tiket di perlindungan hutan dan pelestarian alam ( PHPA ) Gunung Merapi dan Ijen yang di buka pukul 01.00 dini hari hingga pukul 09.00 pagi. Tiket Masuk Wisatawan Nusantara hari b

Website Resmi Banyuwangi
slide1
DISKOMINFO BANYUWANGI
slide1
DISHUB BANYUWANGI
slide1
DINAS PARIWISATA BANYUWANGI
slide1