Menjelajah Pesona Bangsring Underwater dan Pulau Tabuhan

Kabupaten Banyuwangi memang mempunyai potensi wisata bahari yang melimpah. Garis pantai Banyuwangi yang sepanjang 175,8 ...

Dec , 15 2016
POSTED BY : Ayu Yanti

Kabupaten Banyuwangi memang mempunyai potensi wisata bahari yang melimpah. Garis pantai Banyuwangi yang sepanjang 175,8 kilometer menjanjikan banyak deretan pantai yang indah. Luas wilayah laut Banyuwangi yang setara dengan sepertiga luas wilayah laut seluruh kota/kabupaten di Jawa Timur juga menawarkan kekayaan laut tak ternilai.

Terdapat banyak destinasi wisata bahari di Banyuwangi. Selain menjanjikan eksotika keindahan alam, ada banyak titik yang kental dengan nuansa edukasi. Salah satu contohnya adalah jalur terintegrasi Pantai Bangsring dan Pulau Tabuhan. Di Pantai Bangsring yang terletak sekitar 25 kilometer dari pusat kota Banyuwangi, wisatawan bisa menikmati pesona keindahan alam bawah laut.

Saya ke sana pada akhir September 2016 lalu. Di sana terdapat Rumah Apung Bangsring yang terletak sekitar 20 meter dari bibir pantai. Untuk menuju ke rumah apung, wisatawan menaiki kapal yang dikelola warga sekitar. Saat ini, Rumah Apung tersebut mempunyai fasilitas delapan keramba penyelamatan hiu, 17 kano, empat banana boat, beragam peralatan selam, dan 35 unit toilet yang representatif. Wisatawan bisa berenang bersama anakan hiu yang telah diselamatkan setelah terluka saat terkena jaring nelayan.

 

Wisatawan juga bisa snorkeling dan diving untuk menikmati eksotisme bawah laut dengan jajaran terumbu karang, koloni soft coral, dan aneka ikan hias. Pemandangan indah itu sudah bisa dinikmati hanya dengan kedalaman 50 sentimeter. Dulu, warga sekitar mencari ikan dengan melakukan pengeboman. Kini, mereka menjadi pengelola tempat wisata itu dengan penghasilan yang menjanjikan mengingat lonjakan kunjungan wisatawan yang mencapai ribuan pada akhir pekan. Di tempat itu pula wisatawan bisa ikut merawat terumbu karang, mendapat edukasi soal dunia maritim, dan aktivitas edukatif lain seperti perawatan ikan hias.

Setelah dari Pantai Bangsring, wisatawan bisa menyeberang ke Pulau Tabuhan dengan waktu tempuh tak sampai 30 menit. Pulau Tabuhan adalah pulau tak berpenghuni dengan luas pantai sekitar 5 hektar di antara Pulau Bali dan Pulau Jawa. Pulau yang berada di Banyuwangi bagian utara ini menyimpan pesona yang belum diketahui banyak orang, yaitu pasir putih yang halus, air laut yang jernih dan biota lautnya yang menawan.

 

Pulau itu kini menjadi salah satu spot bermain selancar layang (kite surfing) dan selancar angin (wind surfing). Setiap tahun digelar kompetisi selancar layang dan selancar angin yang diikuti puluhan negara.

 

Pulau Tabuhan memang menjadi tempat yang istimewa bagi para peselancar angin. Selain lautnya yang tanpa ombak, kecepatan angin di laut pulau ini berkisar 20-30 knot secara konstan sepanjang Mei sampai Oktober. Kecepatan angin itu sangat baik untuk bermain selancar layang maupun selancar angin. Apalagi, lautnya juga tanpa ombak. Sedangkan di Bali, angin nyaris tak pernah bertiup dengan kecepatan di atas 15 knot. Kecepatan angin di Bali terlalu rendah, sehingga pencinta olahraga air ini membutuhkan layang-layang paralayang dan layar yang lebih besar. Angin di Bali juga tidak konstan, sehingga para peselancar layang dan angin lebih banyak menunggu.

Dengan segenap keindahan itu, Banyuwangi patut dilirik untuk menjadi destinasi berikutnya liburan Anda.


Share :